KORAN MERAPI — Di tengah pesona pedesaan di Jalan Parangtritis Km. 17, tepatnya di Sawahan, Srihardono, Kec. Pundong, Bantul, berdirilah sebuah tempat makan yang menyajikan lebih dari sekadar hidangan laut, yakni Seafood dan Bebakaran 17 milik Rudy Untoyo (61), yang sejak tahun 2022 dikelola langsung olehnya dengan penuh dedikasi, perjuangan dan kerja keras.

Dengan luas lahan mencapai 2.600 meter persegi, resto ini menyuguhkan suasana khas perdesaan yang asri, dikelilingi hamparan sawah padi dan dilengkapi gazebo klasik terbuka maupun tertutup. Tak hanya itu, terdapat pula pendopo berkapasitas hingga 25 orang yang cocok untuk berbagai acara, mulai dari rapat, ulang tahun, hingga arisan keluarga.
“Anak muda biasanya lebih suka di gazebo terbuka, karena bisa menikmati udara segar,” ujar Rudy, mengawali bincang-bincangnya dengan koranmerapi.id, Sabtu malam (17/5/2025).
Menu andalan yang paling digemari pelanggan adalah Gurameh Bakar Madu, yang dalam satu hari bisa laku hingga 25 ekor dengan berbagai ukuran. Selain itu, tersedia juga berbagai olahan lobster jumbo dengan pilihan saus padang, asam manis, hingga asam pedas. Menu lainnya seperti miedes, mie lethek, nasigodog, mie godog dan masih banyak menu lainnya, serta ada berbagai minuman tradisional, salah satunya seperti jahe jeruk spesial (dengan campuran jahe, cengkeh, sereh, kapulogo, kayu manis) menambah kekayaan rasa khas Nusantara.

Rudy juga memperhatikan pengalaman pelanggan dalam hal pelayanan. “Kami ingin pelanggan merasa lebih dari sekadar raja,” tuturnya. Hal ini tercermin dari layanan ramah 15 kru yang bekerja dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
“Setiap pelanggan yang merayakan ulang tahun akan mendapat menu spesial berupa mie, dimana sesuai filosofi harapan usia panjang. Untuk pelanggan umum, tersedia diskon 10%, dan rencana ke depan akan diberlakukan sistem kartu member,” imbuh Rudy.
Ia menambahkan, selain itu, pelanggan yang datang dua kali juga mendapat potongan harga spesial.

Rudy juga menjalin kerja sama dengan berbagai jasa rental wisata yang membawa rombongan, mengingat area parkirnya mampu menampung hingga 15 mobil dan tersedia lahan untuk 10 bus serta ada mushola, toilet dan tempat bermain anak-anak.
Bahkan, komunitas seperti pengurus dan anggota dari Himpuan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Bantul, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bantul dan Kamar Dagang dan Industri Nasional (KADIN) Bantul juga mendapat tawaran istimewa berupa diskon khusus bila menikmati menu dan kunjungan di Seafood dan Bebakaran 17 ini.

Salah satu pelanggan setia, Bu Prapti dari Bantul, dikenal sering mengadakan acara-acara yang digelar di tempat ini. Adapun pengunjung lain, Yudi dari Kertosono, menyatakan puas dengan rasa masakan dan pelayanan. “Makanannya enak, pelayanannya cepat dan ramah, bisa sholat berjamaah di mushola serta tidak menyesal datang ke sini,” katanya.
Sebagai pengusaha kuliner berpengalaman, Rudy juga membuka diri bagi para YouTuber, konten kreator, dan pengguna media sosial yang ingin meliput atau mencicipi sajian di tempatnya.
Seafood dan Bebakaran 17 bukan sekadar tempat makan, tapi pengalaman rasa, suasana, dan keramahan yang menyatu dalam satu sajian. Sebuah destinasi kuliner yang layak menjadi pilihan utama saat berada di Bantul, Yogyakarta. (Ags)








