KORAN MERAPI — Upaya mendorong pertumbuhan keahlian digital masyarakat sekaligus mengangkat potensi pariwisata lokal melalui optimalisasi media publikasi, Pelatihan Konten Kreator Pariwisata dan Penulisan Berita Tahap 2 sukses digelar pada Minggu (20/9/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kelurahan Kadipaten, Jl. nDalem Mangkubumen, Kemantren Kraton, Yogyakarta ini diikuti sebanyak 40 peserta antusias dari perwakilan berbagai lembaga dan pengurus wilayah setempat. Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Pinituwa Tuwanggana Kadipaten dan Kelurahan Kadipaten.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Kadipaten, Satria, yang hadir mewakili Lurah Kadipaten, Suparman. Dalam sambutannya, Satria menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak dan positif di era modern.
“Harapan kami setelah ada pelatihan ini, Bapak dan Ibu bisa menyerap ilmu serta teorinya untuk dipraktikkan di wilayah masing-masing. Goal-nya adalah warga lebih menguasai apa yang dikerjakan. Semoga ilmu ini juga bisa dibagikan dan diteruskan kepada masyarakat luas di wilayah Kadipaten,” ujar Satria saat membuka acara.
Sementara itu, Pinituwa Tuwanggana Kelurahan Kadipaten, Haryawan Emir Nuswantoro, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis agar potensi wilayah Kadipaten dapat dikenal lebih luas, tidak hanya melalui media online tetapi juga lewat media sosial yang dikelola mandiri oleh warga.
Menurut Emir, keberhasilan Kadipaten meraih Juara 2 Lomba Kelurahan tidak terlepas dari peran publikasi. Ke depan, potensi wisata seperti Pasar Ngasem dan aktivitas warga diharapkan bisa terus diangkat oleh masyarakat lokal sendiri tanpa harus bergantung pada pihak luar.
“Harapannya melalui pelatihan media sosial maupun media cetak ini, warga dan pengurus lembaga tidak terpaksa lagi bergantung pada pihak luar untuk memberitakan wilayahnya, melainkan bisa secara mandiri dan percaya diri menampilkan aktivitas serta keunggulan potensi Kadipaten,” ungkap Emir.

Dalam pelatihan tahap kedua ini, para peserta dibekali berbagai keterampilan praktis dari jajaran narasumber ahli di bidangnya, yait Agus Susanto, wartawan Koran Merapi dan pengurus PWI DIY bidang multimedia dan AI yang membawakan materi Kiat Menulis Berita Online dan Rilis Media, yang melatih teknik dasar jurnalistik, pembuatan konten digital menarik, serta tata cara menyusun rilis berita untuk media daring maupun cetak.
Kemudian Abdul Razaq, Direktur Asmi Desanta Yogyakarta yang menyampaikan materi Media Sosial untuk Monetisasi, yang memaparkan strategi pemanfaatan platform digital secara efektif serta cara mengubah konten menjadi bernilai ekonomi.
Narasumber selanjutnya adalah Sunarko, dari Selaras Tour yang menyampaikan materi Kiat Memandu Wisatawan dan Tata Kelola Wisata Kadipaten, mencakup teknik pemandu wisata (tour guiding), standar pelayanan, dan pengelolaan destinasi lokal.
Pemateri terakhir yaitu Danar dari Himpunan Pramuwisata Indonesia/HPI DIY, yang menutup sesi dengan materi penguatan Unique Selling Point (USP) Destinasi Wisata, yang menekankan pentingnya menggali keunikan khas Kadipaten agar memiliki daya saing kuat.
Melalui agenda ini, jajaran Kelurahan Kadipaten bersama Pinituwa Tuwanggana optimistis melahirkan bibit-bibit unggul baru yang andal sebagai konten kreator, penulis berita, hingga pemandu wisata profesional yang siap membawa potensi budaya dan pariwisata Kadipaten ke kancah yang lebih luas. (Ags)






