Jumat, 16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

admin by admin
16 Oktober 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – CV Smart Batik Indonesia, pelaku usaha batik inovatif mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) asal Yogyakarta, memperkenalkan inovasi wastra berbasis potensi komoditas perkebunan Indonesia kepada Menteri Republik Indonesia, Budi Santoso, dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang. Pada kesempatan ini, CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, langsung menunjukkan hasil inovasi karya wastranya yang mengombinasikan teknik batik dengan lilin batik sawit dan teknik ecoprint dengan memanfaatkan daun kakao dan pewarna alami dari kulit kakao.

“Ini merupakan inovasi wastra terbaru kami, mengombinasikan batik sawit yang kami kembangkan selama ini dengan teknik ecoprint yang memanfaatkan daun kakao, yang kemudian diwarnai dengan pewarna alami dari kakao,” ungkap Miftahudin Nur Ihsan, alumni penerima beasiswa LPDP tersebut.

Inovasi ini mendapatkan apresiasi positif dari Menteri Perdagangan khususnya berkaitan dengan pewarna alami yang digunakan. Melalui pengembangan Batik Sawit dan eksplorasi bahan berbasis komoditas perkebunan, Smart Batik Indonesia menunjukkan bahwa sumber daya alam Indonesia dapat dikembangkan menjadi produk wastra dan fesyen bernilai tambah melalui kreativitas, inovasi material, serta pelestarian warisan budaya.

Kehadiran Smart Batik Indonesia membawa pesan bahwa inovasi batik tidak hanya dapat dilakukan melalui pengembangan motif dan desain, tetapi juga melalui eksplorasi material, proses produksi, serta pemanfaatan produk turunan komoditas Perkebunan, seperti sawit, kelapa, dan kakao.

Inovasi tersebut sejalan dengan upaya hilirisasi komoditas perkebunan, yaitu mendorong pemanfaatan sumber daya alam menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi. Dalam konteks industri batik, pendekatan ini sekaligus memperluas kemungkinan kolaborasi antara pelaku usaha wastra, industri perkebunan, peneliti, dan lembaga pendukung usaha.

Bagi Smart Batik Indonesia, inovasi bukan sekadar menghasilkan produk baru, melainkan membangun nilai tambah dengan tetap mempertahankan identitas batik sebagai warisan budaya Indonesia. Pengembangan motif tematik, eksplorasi bahan baku alternatif, dan penciptaan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat daya saing wastra.

Partisipasi Smart Batik Indonesia dalam TEI 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wastra inovatif kepada pasar yang lebih luas. Dengan mengangkat potensi sawit, kelapa, dan kakao, perusahaan berupaya menghadirkan perspektif baru bahwa

komoditas perkebunan Indonesia tidak hanya memiliki nilai ekonomi sebagai bahan mentah, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari ekosistem industri kreatif.

Ke depan, pengembangan wastra berbasis komoditas perkebunan membutuhkan penguatan riset material, konsistensi mutu, desain yang kompetitif, serta strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Kolaborasi lintas sektor juga diperlukan agar inovasi dapat berkembang dari tahap pengenalan menjadi produk yang memiliki keberlanjutan bisnis. (Rls)

Tags: Budi SantosoCV Smart Batik IndonesiaKoranmerapi.idMenteri PerdaganganMiftahudin Nur IhsanTEI

Related Posts

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code
News

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026
News

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!
News

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting
News

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026