Sabtu, 7 November 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Tingkatkan Daya Saing Pangan Lokal, Disperinkopukm Gandeng ICA Pendampingan Sentra IKM

admin by admin
7 November 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkopukm) Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pendampingan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) jajan pasar sebagai upaya meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar produk pangan lokal. Kegiatan ini melibatkan tiga sentra unggulan di Kota Yogyakarta, yaitu Sentra Jajan Pasar Karangwaru, Sentra Jajan Pasar Prawirodirjan, dan Sentra Jajan Pasar Wirobrajan.

Program pendampingan berkelanjutan ini menghadirkan dua tenaga ahli profesional di bidang kuliner, yakni Chef Fajar Subeni selaku Ketua DPD Indonesian Chef Association (ICA) DIY dan Chef Made Witara selaku Vice President ICA Pusat. Keduanya memberikan bimbingan langsung guna meningkatkan kompetensi pelaku IKM, khususnya pada aspek kualitas produk, teknik pengolahan, serta standar produksi yang higienis dan konsisten sesuai dengan kebutuhan industri hospitality.

Pendampingan yang direncanakan berlangsung sebanyak tiga tahap ini memasuki tahap kedua pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di JICA Campus 2 Yogyakarta. Pada sesi ini, fokus materi diarahkan pada penguatan teknik produksi agar produk jajan pasar tradisional memiliki tampilan menarik, ketahanan yang baik, serta standar mutu tinggi yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen hotel dan restoran.

Istimewanya, pada pendampingan tahap kedua ini Disperinkopukm turut mempertemukan para pelaku IKM secara langsung dengan 14 Executive Chef dari berbagai hotel dan restoran di Yogyakarta sebagai calon pengguna potensial. Melalui ajang kurasi dan presentasi produk ini, para pelaku usaha tidak hanya mempromosikan jajan pasar unggulannya, tetapi juga berinteraksi langsung untuk memahami spesifikasi serta standar kebutuhan rantai pasok industri perhotelan.

Ketua DPD ICA DIY, Chef Fajar Subeni, menegaskan bahwa potensi pasar untuk jajan pasar tradisional sangat besar, mulai dari lapak harian hingga pasar utama di sektor perhotelan, resort, dan restoran.

“Kami mendampingi para pelaku IKM agar produk yang dihasilkan tidak berhenti di lapak biasa, melainkan sanggup menembus standar hotel. Melalui kegiatan hari ini, para Executive Chef yang hadir sebagai user dapat melihat dan mencicipi langsung produk segar yang dibuat hari ini, sekaligus melakukan kurasi serta uji rasa (food tasting). Harapan kami, langkah ini membuka peluang kerja sama konkret sehingga produk jajan pasar Kota Jogja makin naik kelas dan terangkat kualitasnya,” terang Chef Fajar.

Kepala Bidang Perindustrian Disperinkopukm Kota Yogyakarta, Nafi’ul Minan, ST, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai langkah nyata penguatan kapasitas IKM pangan lokal di wilayah Kota Yogyakarta.

“Kegiatan pendampingan sentra IKM jajan pasar ini merupakan upaya strategis penguatan kapasitas dan daya saing IKM pangan lokal, khususnya di Sentra Karangwaru, Prawirodirjan, dan Wirobrajan. Kami ingin mempersiapkan para pelaku usaha agar siap dan percaya diri dalam menjalin kemitraan jangka panjang dengan industri perhotelan dan restoran,” ujar Nafi’ul Minan.

Manfaat dari pendampingan ini sudah dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Endang Aryati, anggota Sentra Jajan Pasar Prawirodirjan yang mewakili kelompok yang berjumlah 20 anggota, mengaku pendampingan yang dimulai sejak Juni lalu memberikan dampak nyata bagi peningkatan omzet dan profesionalisme usaha mereka.

“Alhamdulillah, lewat pendampingan dari Bidang Perindustrian Disperinkopukm Kota Yogyakarta ini, kami semakin mantap dalam menjaga kualitas produksi. Bahkan, kami sudah merealisasikan kerja sama rutin dengan Hotel Malioboro. Dalam sehari kami bisa mengirim pesanan hingga tiga kali, pagi, siang dan sore, dengan volume mencapai 140 pastel dan 140 kue per pengiriman,” ungkap Endang.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, tenaga ahli profesional, asosiasi profesi, serta pelaku industri perhotelan, sentra jajan pasar Kota Yogyakarta diharapkan terus berkembang menjadi pusat produksi yang profesional, produktif, dan berorientasi pasar tanpa meninggalkan kekhasan cita rasa serta nilai tradisional yang menjadi identitas kuliner khas Nusantara. (Ags)

Tags: Disperinkopukm Kota YogyakartaExecutive ChefHotel di YogyakartaICAIKMJajan PasarKoranmerapi.id

Related Posts

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia
News

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai
News

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital
News

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat
News

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi
News

Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

4 November 2026
Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional
News

Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

4 November 2026