KORAN MERAPI – Rombongan pegowes yang terdiri dari aktivis Muhammadiyah Kota Bekasi yang tergabung dalam komunitas Pecinta Gowes Sehat (PGS) menggelar agenda Tour De Jogja selama empat hari (15–18 Agustus 2026). Kegiatan ini dirancang untuk mengarungi pesona alam dan kebudayaan di Kabupaten Kulon Progo (Waduk Sermo), Kabupaten Bantul, hingga menyusuri kawasan bantaran Kali Code di Kota Yogyakarta.
Rombongan GowesMu Bekasi ini dipimpin langsung oleh Ir. H. Hidayat Tri Sutardjo, M.M. (Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah / MUI Pusat), tokoh yang aktif menyuarakan isu-isu dakwah ekologi, penyelamatan lingkungan, dan program pelestarian alam seperti gerakan Green Ramadhan, didampingi oleh Asiqin, Ketua Pecinta Gowes Sehat (PGS) Bekasi.

Tiba di Kota Jogja, peserta Tour De Jogja GowesMu Bekasi diterima secara resmi di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Jl. Sultan Agung Yogyakarta. Penyambutan dilakukan oleh Ketua GowesMu Jogja Priyo Salim, Wakil Sekretaris PDM Kota Jogja Aris Saptono, serta Heri Setiawan, M.Si. (MLH PP Muhammadiyah), di Sabtu (15/8/26)
Dalam aksi gowes Susur Kali Code, rombongan disambut hangat oleh Sesepuh Kali Code sekaligus Sekretaris MLH PDM Kota Yogyakarta dan Pengelola Madrasah Sungai Muhammadiyah, H. Harris Syarif Usman, S.H., M.Kn.
Para pesepeda diajak melintasi rute-rute tematik dan bersejarah di sepanjang bantaran Kali Code, meliputi: Kampung Bintaran, di kawasan ini yang kaya akan deretan bangunan heritage dan cagar budaya.
Kemudian ke Kampung Wisata Suro Amerto (Surokarsan, Wirogunan, Mergangsan), disini merupakan destinasi wisata bertema Kampung Alpukat.
Selanjutnya ke lokasi Dam Surokarsan dan Taman Perwira Prawirodirjan, di sini meninjau langsung kemeriahan Lomba Mural 14 Kemantren dalam rangka Pesta Rakyat HUT RI ke-81 yang digelar Pemkot Yogyakarta.
Terakhir ke Kampung Keparakan, disini melintasi wilayah Keparakan Lor (Kampung Kuliner) dan Keparakan Kidul (Pusat Kerajinan Kulit).
Rangkaian gowes kemudian berlanjut menuju Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Lowanu, dan ditutup dengan prosesi ziarah ke makam Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, di Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta.

Sesepuh Kali Code, H. Harris Syarif Usman, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran GowesMu Bekasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan dan penataan sungai.
“Ini sebuah kehormatan menerima para pegowes GowesMu Bekasi yang ingin melihat dari dekat proses penataan Kali Code melalui konsep M3K (Mundur, Munggah, Madhep Kali), serta program Normalisasi Kali Code yang digagas Wali Kota Hasto Wardoyo. Pemkot berikhtiar mewujudkan Kali Code yang bersih dan tertata sebagai destinasi wisata unggulan, mulai dari arung jeram, Code Night Safari, tubing, hingga merti kali,” jelas Harris.
Harris menambahkan bahwa pencapaian target ekologi ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh upaya Wali Kota dan berharap seluruh elemen, pemerintah, dunia usaha, akademisi, jurnalis, serta masyarakat, bahu-membahu menjaga kelestarian Kali Code. Harapannya, visi Code 2030 dapat terwujud, yakni hadirnya kawasan Kali Code yang tertata, hijau, produktif, serta memiliki ekosistem yang sehat,” pungkas Harris. (Rls)

















