KORAN MERAPI – Pemerintah Kota Yogyakarta terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui program unggulan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada Minggu (18/10), Walikota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), meninjau langsung pelaksanaan renovasi rumah warga di kawasan Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta.
Sasaran perbaikan rumah kali ini menyasar kediaman Budi Harwanti yang berlokasi di Ngadiwinatan NG 1/1219, RT 57 RW 11. Dalam peninjauan tersebut, Walikota Yogyakarta didampingi oleh Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I. Kehadiran pimpinan daerah dan TNI ini menegaskan kuatnya sinergi antarlembaga demi terwujudnya hunian yang layak bagi warga.
Pelaksanaan perbaikan rumah ini menjadi bukti nyata kokohnya tradisi gotong royong dan kolaborasi kebaikan di Kota Yogyakarta. Pembiayaan program bedah rumah bagi Budi Harwanti dihimpun dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, hingga sumbangan swadaya perorangan dari masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh warga dan berbagai elemen lembaga.
“Saya sangat mengapresiasi masyarakat dan para donatur yang telah meluangkan daya, dana, serta upayanya. Ini membuktikan bahwa warga Kota Yogyakarta memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi dan selalu siap membantu sesama yang membutuhkan,” ujar Hasto.
Selain berfokus pada kelayakan hunian, Hasto Wardoyo juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi warga terkait pentingnya menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan permukiman, khususnya kawasan di sepanjang bantaran sungai.
“Lingkungan yang bersih adalah salah satu warisan paling berharga yang akan kita teruskan kepada generasi mendatang. Jangan biarkan lingkungan kita kotor dan kumuh, mari kita jaga bersama,” imbaunya di hadapan para warga dan tokoh masyarakat yang hadir.
Usai memberikan pengarahan, Walikota langsung menuju ke lokasi bangunan rumah yang akan dibedah. Di lokasi peninjauan, Walikota berdialog intensif dengan Ketua Pinituwa Tuwanggana Ngampilan, Edi Haryono, guna menanyakan secara mendetail kondisi kerusakan fisik bangunan serta memastikan rencana dan tahapan pengerjaan berjalan tepat waktu.
Melalui sinergi antara Pemkot Yogyakarta, TNI, lembaga amil/kemasyarakatan, dan warga, proses pengerjaan rumah milik Budi Harwanti diharapkan dapat selesai sesuai target, sehingga dapat segera dihuni sebagai rumah yang sehat, aman, dan layak bagi seluruh anggota keluarga. (Rls)






