Kamis, 15 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Mengasah Lidah Bocah Kadipaten: Membuka Gerbang Dunia Lewat ‘Wis Kawentar’

admin by admin
2 Juli 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Riuh rendah suara anak-anak terdengar berbeda dari biasanya di Sekretariat Jam Belajar Masyarakat (JBM) Kadipaten, Jalan Rotowijayan Yogyakarta, Selasa (30/6/26) lalu. Alih-alih hanya bermain, belasan pasang mata anak-anak usia sekolah tampak antusias mengeja kata demi kata dalam bahasa Inggris. Hari itu menjadi penanda dimulainya babak baru bagi generasi muda Kadipaten untuk menjadi “penutur kisah” bagi dunia.

Berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) LIA Yogyakarta, JBM Kadipaten resmi membuka Pelatihan Bahasa Inggris gratis bagi anak-anak sekolah warga setempat. Langkah ini bukan sekadar pengisi waktu liburan sekolah, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi wisata berbasis masyarakat.

Kadipaten bukanlah wilayah sembarangan. Secara geografis dan historis, wilayah ini memegang peran krusial dalam denyut nadi pariwisata Yogyakarta.

“Wilayah Kadipaten adalah satu-satunya akses keluar masuk Kraton. Letak Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten itu tidak dapat dipisahkan,” ujar Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE, Pinituwa Tuwanggana Kadipaten, saat membuka pelatihan secara resmi.

Mengingat posisinya sebagai beranda utama yang menyambut turis mancanegara, penguasaan bahasa internasional menjadi harga mati. Emir menegaskan bahwa tujuannya bukan sekadar agar anak-anak bisa menjawab sapaan turis, melainkan melatih mereka agar mampu melakukan story telling (bercerita) secara mendalam.

“Kita berharap anak-anak Kadipaten bisa menceritakan sendiri potensi seni, ekonomi kreatif, budaya, sejarah, hingga tradisi yang mereka miliki sehari-hari,” tambah Emir.

Langkah taktis ini berjalan beriringan dengan WIS KAWENTAR, sebuah inovasi pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Tuwanggana Kadipaten. Melalui konsep ini, pariwisata ditempatkan sebagai lokomotif pembangunan wilayah, di mana ujung tombak dari seluruh pergerakannya adalah satu: pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan warga lokal.

Gayung bersambut, visi besar Kadipaten ini didukung penuh oleh STBA LIA Yogyakarta. Di tengah masa libur sekolah, perguruan tinggi ini menerjunkan tim dosen dan mahasiswa semester akhir sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Tim akademisi yang turun tangan langsung mendampingi anak-anak Kadipaten ini terdiri dari para pakar yang kompeten di bidangnya, antara lain, yakni Nunuk Tri Hapsari, S.S., M.Pd., Ontje Helena Manurung, S.S., M.Hum., Ismiati, S.S., M.Hum., Hesthi Herusatoto, S.S., M.A. (LPPM) dan Sri Endah Setia Rini, S.S., M.Pd. (LPPM).

Proses belajar mengajar dikemas secara interaktif dan menyenangkan melalui pembagian kelompok usia agar materi lebih mudah diserap.

Antusiasme warga dan anak-anak menyambut program ini memicu rasa optimisme yang besar bagi pengurus wilayah. Koordinator JBM Kadipaten, Sandra Suminar, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran tim dari STBA LIA.

“Tentu kami sangat berterima kasih kepada Tim Dosen dan Mahasiswa STBA LIA yang telah berkolaborasi dengan JBM Kadipaten. Kami berharap kolaborasi yang sangat baik ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” ungkap Sandra, yang saat itu didampingi oleh jajaran pengurus JBM lainnya, yakni Drs. Marmayadi, Dandun Haryo Kusuma, Sujarmini, dan Slamet Rahayu.

Lewat ruang kelas sederhana di Jalan Rotowijayan ini, mimpi besar sedang dirajut. Di masa depan, anak-anak inilah yang akan berdiri tegak di garis depan, menyapa dunia, dan menceritakan keagungan budaya Kadipaten serta Kraton Yogyakarta dengan bahasa mereka sendiri. (Ags)

Tags: Bahasa InggrisKoranmerapi.idPinituwa Tuwanggana KadipatenSTBA LIAWis Kawentar

Related Posts

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!
News

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting
News

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM
News

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026
Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)
News

Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

14 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026
Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

14 Oktober 2026