KORAN MERAPI – Suasana kerinduan dan khidmat menyelimuti Limasan Soto Sapi Pak Dhe Atmo, Ngaran, Balecatur, Gamping, Sleman pada Sabtu pagi (28/3/26). Sebanyak 65 alumni SMP Negeri Argomulyo angkatan 1981 berkumpul bersama para mantan guru dalam agenda “Temu Kangen dan Halal Bihalal” bertajuk tema “Seduluran Sak Lawase” (Persaudaraan Selamanya).
Ketua Panitia, Heru Subandri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada rekan alumni dan guru yang telah menyempatkan hadir. Ia menekankan bahwa dukungan seluruh anggota bagi keberlanjutan organisasi alumni.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu guru dan rekan-rekan semua. Harapan kami, melalui wadah ini, tali silaturahmi kita semakin erat dan benar-benar membentuk paseduluran sak lawase. Kami juga memohon maaf jika dalam penyambutan masih terdapat kekurangan,” ujar Heru.

Senada dengan hal tersebut, Penasehat Angkatan ’81, H. Widodo, mengaku bangga melihat perkembangan organisasi. Ia mencatat adanya “wajah-wajah baru” yang hadir, menandakan semangat pencarian kawan lama masih terus berjalan.
“Teruslah cari teman-teman angkatan ’81 yang belum bergabung. Saya yakin masih banyak yang ingin ikut namun belum mendapatkan informasi. Ini adalah kemajuan besar untuk memperluas jangkauan persaudaraan kita,” tutur Widodo.
Acara inti diisi dengan tausiah oleh Ustadz Arif Haryanto, yang juga merupakan alumni SMPN Argomulyo dibeda angkatan dan sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bantul. Dalam ceramahnya, ia menekankan empat hikmah silaturahmi dan sifat takwa, yaitu berani berinfak tanpa batas, mampu menahan amarah, memberikan maaf kepada sesama dan selalu senang berbuat baik.
“Rezeki itu bukan hanya uang; kesehatan dan panjang umur adalah rezeki yang luar biasa. Manfaatkan umur untuk silaturahmi. Pesan saya satu: Ojo leren dadi wong apik (jangan berhenti menjadi orang baik),” tegas Ustadz Arif.
Mantan guru SMPN Argomulyo, Tukiyanto, memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi alumni angkatan ’81 di bawah kepemimpinan saat ini. Ia juga memberikan saran menyentuh agar pada pertemuan mendatang, dilakukan pembacaan daftar nama alumni maupun guru yang telah wafat.

“Ini penting sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah mendahului kita,” ungkap Tukiyanto, yang didukung penuh oleh mantan Ketua Alumni, Wahono.
Acara yang dipandu secara apik oleh duo MC, Tri Sukamti dan Kuswadi, ini menjadi ajang pengobat rindu setelah puluhan tahun lulus dari bangku sekolah. Prosesi sakral pembacaan Ikrar Halal Bihalal dipimpin oleh Sumarni, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta.
Agenda ditutup dengan sesi ramah tamah sambil menikmati hidangan soto sapi khas Pak Dhe Atmo, diselingi hiburan karaoke, foto bersama, dan bersalam-salaman untuk memperkuat ikatan batin antar alumni. (Ags)







