Selasa, 13 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

admin by admin
21 Agustus 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Bencana. Regulasi baru ini diarahkan untuk mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar merespons kejadian menjadi upaya mitigasi yang lebih proaktif, terintegrasi, dan berbasis pengurangan risiko.

Pembahasan dilakukan Panitia Khusus (Pansus) BA 14/2026 DPRD DIY melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung DPRD DIY, Jumat (21/8/2026). Forum tersebut menjadi bagian penting dalam menyerap masukan berbagai pihak sebelum Raperda Penanggulangan Bencana DIY ditetapkan.

Ketua Pansus BA 14/2026 DPRD DIY, Radjut Sukasworo, mengatakan pembaruan regulasi diperlukan agar sistem penanggulangan bencana di DIY mampu mengikuti dinamika ancaman bencana dan perubahan iklim.

Menurut Radjut, salah satu fokus utama Raperda adalah membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi dan berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

“Kita perkuat agar penanganan daruratan itu ada perlakuan khusus. Jangan sampai para stakeholder yang melakukan kegiatan penanganan risiko bencana terhambat karena kendala regulasi,” ujar Radjut.

Dalam pembahasan Raperda, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian DPRD DIY. Pertama, penguatan penanggulangan bencana secara berjenjang, sehingga koordinasi dan pembagian kewenangan dapat berjalan lebih jelas dari tingkat paling bawah hingga pemerintah provinsi.

Kedua, pengembangan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang terintegrasi. Sistem ini diharapkan mampu menyampaikan informasi ancaman bencana kepada masyarakat secara cepat dan mudah diakses secara real-time.

Ketiga, penguatan perlindungan kelompok rentan. Raperda diarahkan untuk memastikan anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, perempuan, serta kelompok masyarakat lainnya yang memiliki kebutuhan khusus mendapatkan prioritas perlindungan ketika bencana terjadi.

Keempat, penguatan kapasitas relawan kebencanaan. Regulasi baru diharapkan memberikan kejelasan mengenai hak, tanggung jawab, perlindungan, edukasi, serta peningkatan kapasitas relawan yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak penanganan bencana di masyarakat.

Kelima, pengaturan mengenai Kawasan Rawan Bencana (KRB) dan relokasi. Penataan kawasan rawan dan sistem relokasi permukiman perlu dilakukan secara terencana agar kebijakan pengurangan risiko tidak justru menimbulkan persoalan sosial baru.

Tim Ahli UGM, Galih Aries Swasanto, menilai revisi regulasi penanggulangan bencana di DIY sudah mendesak. Menurut dia, Perda Nomor 8 Tahun 2010 yang kemudian diubah melalui Perda Nomor 13 Tahun 2015 perlu disesuaikan dengan perkembangan ancaman dan kebutuhan penanggulangan bencana saat ini.

DIY, kata Galih, memiliki karakter ancaman bencana yang kompleks. Selain bencana geologi, wilayah DIY menghadapi ancaman hidrometeorologi hingga risiko yang berkaitan dengan kegagalan teknologi.

Karena itu, kebijakan penanggulangan bencana tidak bisa lagi hanya mengandalkan respons ketika bencana sudah terjadi.

Paradigma tersebut perlu digeser menuju pendekatan proaktif dan preventif, dengan menjadikan mitigasi sebagai investasi untuk mengurangi dampak bencana.

“Pengalaman menghadapi gempa bumi 2006 dan dampak cuaca ekstrem menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan. Kebijakan penanggulangan bencana di DIY harus menjadi center of excellence yang proaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” terang Galih.

Perubahan paradigma tersebut menempatkan mitigasi sebagai bagian penting dari perencanaan pembangunan. Pengurangan risiko bencana tidak cukup dilakukan setelah terjadi bencana, tetapi harus dipertimbangkan sejak tahap perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi.

Pendekatan tersebut juga penting mengingat perkembangan perubahan iklim berpotensi meningkatkan frekuensi maupun intensitas sejumlah bencana hidrometeorologi.

Melalui Raperda Penanggulangan Bencana, DPRD DIY ingin memastikan setiap level pemerintahan memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas. Dengan demikian, penanganan bencana tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi satu sistem yang terkoordinasi.

RDPU Pansus BA 14/2026 menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif pemerintah, akademisi, masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya. Masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan Raperda sebelum memasuki tahapan pembahasan berikutnya.

DPRD DIY berharap regulasi baru tersebut nantinya tidak sekadar menjadi payung hukum, tetapi benar-benar aplikatif di lapangan. Tujuan akhirnya adalah membangun sistem penanggulangan bencana yang mampu bergerak lebih cepat, adaptif terhadap perubahan, serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh masyarakat DIY.

Dengan perubahan paradigma dari responsif menjadi proaktif, penanggulangan bencana di DIY diharapkan tidak lagi hanya berbicara tentang bagaimana bertindak ketika bencana datang, tetapi bagaimana risiko dapat dikurangi jauh sebelum bencana.  (Rls)

Tags: BenDPRD DIYEWSKoranmerapi.idKRBUGM

Related Posts

Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
News

Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

12 Oktober 2026
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh
News

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

11 Oktober 2026
Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng
News

Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

11 Oktober 2026
G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta
News

G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

11 Oktober 2026
Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih
News

Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

11 Oktober 2026
Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta
News

Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta

11 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

12 Oktober 2026
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

11 Oktober 2026
Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

11 Oktober 2026
G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

11 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Bupati Gunungkidul Jemput Wisuda Kekancingan, 10 Pejabat Diusulkan Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

12 Oktober 2026
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

11 Oktober 2026
Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

11 Oktober 2026
G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

11 Oktober 2026
Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

11 Oktober 2026
Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta

Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta

11 Oktober 2026