KORAN MERAPI – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen penguatan ketahanan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta melaksanakan rangkaian program pendampingan dengan skema Mitra Kerja Sama Pemerintah (PbM-P) yang didanai melalui Hibah Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Yogyakarta Tahun Anggaran 2026.
Program bertajuk “Pendampingan Perintisan Desa PRIMA sebagai Sinergi Pemberdayaan Perempuan melalui Optimalisasi Potensi Sumberdaya Lokal menuju Ketahanan Ekonomi Keluarga” ini dipusatkan di Kalurahan Sendangarum, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si, dengan anggota dosen Dr. Dra. RR Susilastuti Dwi Nugrahajati, M.Si, Dr. Didik Indarwanta, S.Sos., M.AB, dan Dr. Wahyu Hidayat, S.Si., M.Sc, serta melibatkan mahasiswa (Hilman Maulana Ardianto, Syarifatul Muaiminah, dan Nathania Chiquita).
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa program ini dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan untuk menjawab kerentanan sosial-ekonomi perempuan di pedesaan.
Melalui payung program Desa PRIMA (Perempuan Indonesia Maju dan Mandiri), perempuan desa didorong untuk tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan bertransformasi menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi lokal.
Rangkaian Kegiatan Program Pengabdian, diantaranya adalah Workshop Inisiasi dan Sosialisasi Kebijakan Desa PRIMA (18 Juni 2026), Rangkaian pengabdian diawali dengan workshop pemahaman kebijakan yang dihadiri oleh Lurah Sendangarum (Ibu Wiwik Retno Yulianti, S.Ag), Pamong Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BP-Kal), kader perempuan, dan pelaku UMKM di Aula Kantor Kalurahan Sendangarum.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas P3AP2 DIY (Ibu Rofiqoh Widiastuti, S.Sos., M.P.H) dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman (Ibu Anik Widaryanti, SP, M.Si) guna menyamakan persepsi mengenai landasan hukum, teknis, serta tata cara pembentukan Desa PRIMA.
Kemudian adanya Fasilitasi Pembentukan dan Legalisasi Pengurus Desa PRIMA (29 Juni 2026). Sebagai tindak lanjut, tim PkM bersama Ibu Naresthi Primasari dari Dinas P3AP2 DIY memfasilitasi musyawarah pembentukan struktur organisasi pengurus. Hasil sinergi ini resmi dilegalkan melalui Surat Keputusan (SK) Lurah Sendangarum Nomor 20 Tahun 2026 tentang Pembentukan Pengurus Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA “Arum Manis” Kalurahan Sendangarum Masa Bakti 2026–2031 yang diketuai oleh Ibu Handayani. Lembaga ini menaungi divisi Produksi, Pemasaran, Informasi dan Dokumentasi, serta Humas.
Selanjutnya adanya Pelatihan Manajemen dan Tata Kelola Kelembagaan (21 Agustus 2026). Guna menjamin keberlanjutan dan kemandirian organisasi, Tim Pengabdian UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan teknis manajemen kelembagaan dengan narasumber Ibu Widanarti dari Yayasan Daya Annisa. Fokus materi mencakup mekanisme tata kelola kelembagaan dan manajemen kelembagaan bagi Pengurus Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA “Arum Manis” Kalurahan Sendangarum.
Dampak dan Komitmen Keberlanjutan “Kehadiran Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA ‘Arum Manis’ diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi perempuan di Sendangarum. Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal, kelompok ini dapat memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah dalam pengarusutamaan gender dan penanggulangan kemiskinan,” tutur Dr. Adi Soeprapto.
Lurah Sendangarum, Ibu Wiwik Retno Yulianti, S.Ag, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas pendampingan komprehensif dari LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta, mulai dari tahap inisiasi, fasilitasi legalitas, hingga penguatan kompetensi para pengurus. (Rls)




















