KORAN MERAPI — MPP Kemantren Mergangsan resmi melepas dan membina kafilah yang akan bertanding dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung khidmat pada Rabu (2/9/2026) di Pendopo Kemantren Mergangsan, Jalan Sisingamangaraja, Yogyakarta.
Mengusung tema “Dengan STQH Kita Wujudkan Masyarakat Kota Jogjakarta yang Qur’ani, Berilmu, dan Berakhlak”, rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Baqarah oleh santriwati Humairoh dan dipandu oleh MC Ustadz Hari Purnomo, S.Ag.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Ustadz Ali Hafidh, S.Pd.I., menyampaikan bahwa Kafilah Mergangsan siap menerjunkan santri dan santriwati terbaiknya di berbagai cabang perlombaan, meliputi; Tilawah Anak dan Tilawah Dewasa, Tahfiz (1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, hingga 30 Juz) dan Tilawah dan Tafsir Al-Qur’an dan Bahasa Arab serta Hadis 100 dengan Sanad serta Hadis 500 tanpa Sanad.

Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Suradi, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya kafilah ini. Untuk membakar semangat para peserta, Suradi memberikan dorongan motivasi melalui simulasi sambung ayat sebelum melepas secara resmi para peserta. Kafilah Mergangsan dijadwalkan bertanding di tingkat kota pada Sabtu (5/9/2026) di Kompleks Balaikota Yogyakarta.
Dukungan penuh juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ustadz Harris Syarif Usman, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa ajang ini tidak sekadar mengejar kemenangan.
“STQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana syiar Islam dan pembinaan generasi cinta Al-Qur’an. Mari kita bersama-sama mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh lurah se-Kemantren Mergangsan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala KUA Mergangsan, Jaenal Syarifuddin, S.H.I., M.Si., demi kelancaran dan keberkahan perjuangan para peserta di tingkat kota. (Rls)




















