Kamis, 5 November 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Bupati Gunungkidul Hadiri Rapat Bersama Mentan di Jakarta

admin by admin
21 September 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  — Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menghadiri rapat koordinasi percepatan program kemandirian energi nasional yang dipimpin Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (21/9/2026) pagi.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB tersebut membahas persiapan pengembangan bahan bakar nabati bioetanol sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Gunungkidul menjadi salah satu dari 44 kabupaten/kota se-Indonesia yang diundang dalam agenda tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati Gunungkidul menandatangani kesepakatan penyiapan penambahan luas lahan untuk pengembangan tanaman jagung dan ubi kayu (singkong) yang akan menjadi bahan baku bioetanol.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Gunungkidul direncanakan menjadi lokasi pembangunan empat pabrik pengolahan bioetanol, berbasis jagung dan ubi kayu. Sementara itu, komoditas tebu tidak masuk dalam alokasi Gunungkidul karena keterbatasan luas lahan tebu di wilayah tersebut.

Bupati Gunungkidul mengatakan, pengembangan bioetanol di Gunungkidul merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi komoditas pertanian masyarakat.

“Program ini adalah kemandirian energi yang bersumber dari jagung dan ubi kayu. Untuk Gunungkidul, sesuai data dari Pak Mentan yang sudah kami tandatangani, akan didirikan masing-masing dua pabrik bioetanol dari jagung dan ubi kayu,” ujar Bupati Endah.

Menurutnya, pembangunan tersebut akan direalisasikan melalui kerja sama antara BUMN dan pemerintah, dengan dukungan pemerintah daerah dalam penyiapan lahan.

“Ini akan segera direalisasikan melalui kerja sama BUMN dengan pemerintah serta dukungan tanah dari pemerintah daerah,” lanjutnya.

Endah berharap seluruh rangkaian persiapan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pengembangan bioetanol di Gunungkidul memberikan manfaat bagi ketahanan pangan, kemandirian energi, serta kesejahteraan masyarakat.

“Semoga kemandirian energi yang dirancangkan di pagi hari ini segera bisa direalisasikan demi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Dalam rapat tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah kini mengarahkan fokus pada pengembangan bioetanol E20 sebagai bagian dari agenda lanjutan setelah capaian swasembada pangan dan pengembangan biodiesel.

“Pangan selesai, sudah delapan komoditas kita swasembada, bahkan ekspor. Biodiesel selesai, tidak impor. Sekarang kita masuk ke bioetanol E20,” tegas Mentan Amran.

Ia menjelaskan, pengembangan bioetanol akan disesuaikan dengan kondisi agroklimat, keunggulan komparatif, serta budaya masing-masing daerah.

Kebutuhan bioetanol nasional untuk mendukung implementasi E20 hingga 2029 diperkirakan mencapai 5,53 juta kiloliter. Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan industri pengolahan bioetanol di berbagai daerah dengan melibatkan petani melalui skema kemitraan.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan energi nasional, tetapi juga memberikan ruang bagi peningkatan nilai tambah komoditas pertanian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah.

Rapat koordinasi tersebut juga diikuti Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui konferensi video. Mensesneg memberikan apresiasi terhadap ritme kerja Kementerian Pertanian serta komitmen para kepala daerah yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Terkait waktu pelaksanaan rapat yang dimulai pukul 06.00 WIB, Mentan Amran menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah bergerak cepat dalam menjalankan agenda strategis nasional.

“Kami minta maaf karena mengundang rapat pagi-pagi. Kementan terbiasa rapat dari dini hari, bahkan tidak ada tanggal merah demi memastikan agenda strategis berjalan cepat,” ungkapnya.

Mensesneg Prasetyo Hadi bahkan menyebut pertemuan pukul 06.00 WIB tersebut sebagai salah satu rapat paling pagi yang pernah diikutinya selama dua tahun menjabat.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul selanjutnya akan menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui koordinasi antara perangkat daerah terkait dengan Kementerian Pertanian. Langkah tersebut mencakup penyiapan lahan, pengembangan komoditas bahan baku, serta persiapan pembangunan pabrik bioetanol. (Rls)

Tags: Andi Amran SulaimanBioetanolBupati GunungkidulEndah Subekti KuntariningsihKoranmerapi.idMentan RI

Related Posts

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia
News

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai
News

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital
News

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat
News

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi
News

Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

4 November 2026
Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional
News

Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

4 November 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

4 November 2026
Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

4 November 2026