KORAN MERAPI — Semangat tinggi menyelimuti para santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA) Kapanewon Mergangsan. Sebanyak 133 santri pilihan resmi dilepas untuk berjuang dalam ajang Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026.
Acara pelepasan dan doa bersama yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Mantri Pamong Praja (MPP) Mergangsan, Drs. Suradi, M.Si. Kegiatan bertempat di Masjid Al-Ihsan Karangkunti, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta, pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Dalam laporan panitia, Rahmandiansyah, seleksi tingkat rayon telah sukses digelar pada Ahad, 20 September 2026, di Komplek SD Muhammadiyah Karangkajen. Ajang tingkat rayon tersebut sukses menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti oleh 351 santri. Dari jumlah tersebut, terpilih 133 anak terbaik yang diutus untuk mewakili Rayon Mergangsan di kancah kota.

Sementara itu, perwakilan Badko TKA/TPA Kota Jogja, Ustadz Ali Hafidz, M.Pd., mengungkapkan bahwa FASI XIII Tingkat Kota Jogja dijadwalkan bergulir pada Ahad, 11 Oktober 2026, bertempat di SMPN 1 Yogyakarta.
“Ajang ini akan diikuti oleh sekitar 1.000 santri dari 14 Rayon TKA/TPA se-Kota Jogja. Menariknya, Kontingen Mergangsan mengirimkan 133 santri, menjadi kontingen dengan jumlah terbanyak kedua setelah Rayon Umbulharjo yang mengirimkan 144 anak,” jelas Ustadz Ali Hafidz.
Dalam sambutannya, MPP Mergangsan Drs. Suradi, M.Si. berpesan agar seluruh peserta senantiasa mengikuti arahan dari ustadz dan ustadzah pendamping. Beliau menegaskan bahwa FASI bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter anak melalui suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Dukungan senada turut disampaikan oleh Ustadz H. Harris Syarif Usman, S.H., M.Kn. dari unsur MUI. Ia menekankan pentingnya ajang ini untuk menumbuhkan keberanian, kecintaan pada Al-Qur’an, rasa percaya diri, serta mental berprestasi pada diri anak.

“FASI XIII diharapkan menjadi wadah silaturahmi antar-TPA sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an, masyarakat, dan pemerintah,” ujarnya.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkompimkap dan tokoh masyarakat setempat, antara lain, Danramil Mergangsan, Mayor Arm. Budiono, Babinkamtibmas, Aiptu Widarmono, Perwakilan Lurah se-Mergangsan dan Takmir Masjid, tokoh masyarakat, serta orang tua santri
Sebagai penutup rangkaian acara, para tamu undangan disuguhkan penampilan memukau dari Dai cilik santriwati bernama Layla F, yang membawakan tausyiah inspiratif bertema “Keutamaan Membaca Al-Qur’an”. (Rls)




















