Minggu, 28 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Global Warming dan “Pandemi” Jamur Aspergillus

Oleh: Dr. Ir. Nyoto Santoso (Dosen Fakultas Kehutanan, IPB University, Bogor)

admin by admin
19 Agustus 2025
in News
0
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Ancaman maut akibat global warming makin menakutkan. Tidak hanya banjir, badai, dan naiknya permukaan air laut, global warning juga memicu tumbuhnya penyakit mematikan. Salah satunya penyakit yang dipicu jamur aspergillus.

Saat ini, infeksi jamur aspergillus nyaris menjadi “pandemi”. Ia telah menginfeksi jutaan manusia di seluruh dunia. Di Afrika, Amerika Selatan, Asia, dan Eropa. Penyakit akibat infeksi jamur aspergillus itu, menyerang sistem pernafasan dan bagian tubuh vital yang lain seperti otak dan jaringan saraf pusat.

Berbagai penelitian ilmiah melaporkan: perubahan iklim, termasuk peningkatan suhu bumi, berisiko memperluas penyebaran spora aspergillus. Seperti A. fumigatus, A. flavus, dan A. niger. Global warming juga berakibat meningkatkan kemungkinan infeksi serius dari aspergillus pada manusia maupun gangguan keamanan pangan.

Penelitian Norman van Rhijn et al. dari Universitas Manchester, Inggris (2025) yang menggunakan pemodelan perubahan iklim, berhasil memproyeksikan penyebaran tiga jenis aspergillus di atas. Van Rhijn et al. menunjukkan, penyebaran A. fumigatus yang meningkat 77,5% berisiko memapar hingga lebih dari 9 juta orang di Eropa. Sedangkan penyebaran A. flavus yang meningkat 16%, berisiko memapar satu juta orang di benua biru tadi. Van Rhijn et al. juga melaporkan, akibat global warming, spora aspergillus menyebar ke belahan bumi Utara yang lain seperti Rusia, Cina dan Amerika Utara.

Seberapa jauh penyebaran jamur aspergillus, tulis Van Rhijn, tergantung pada seberapa cepat dunia menghentikan bahan bakar fosil dan mendorong perubahan iklim lainnya. Bila tidak ada upaya apapun, hal ini akan sangat berisiko bagi manusia.

Mengapa jamur menjadi fokus penelitian lingkungan hidup? Karena jamur hidup di udara, tanah, dan di dalam tubuh manusia. Jamur menyebar melalui spora di udara yang dihirup paru-paru manusia.

Celakanya, lebih dari 90% dampak berbagai macam spesies jamur toksik yang memapar tubuh manusia masih belum diketahui sains. Itulah sebabnya, mengapa para peneliti memperingatkan bahwa jika kondisi global warming tidak dikurangi, maka sangat mungkin dunia akan dilanda “pandemi” aspergillus.

Selain aspergillus, ada juga kasus infeksi jamur lain yang menjadi perhatian dunia sains. Misal, jamur Candida auris, yang resisten terhadap obat-obatan dan memiliki “tingkat invasi tinggi” yang membunuh manusia.

Tragisnya, beberapa jenis jamur dapat menyebar dari hewan ke manusia, terutama jika manusia itu memiliki kontak dengan hewan yang terinfeksi jamur. Beberapa jenis jamur yang dapat menyebar dari hewan ke manusia seperti Cryptococcus, Histoplasma, dan Sporothrix, sangat berbahaya. Infeksi jamur-jamur tersebut dapat menimbulkan masalah serius pada paru-paru, kulit, dan sistem saraf pusat.

“Saat ini, dampak penyakit akibat jamur beracun sudah cukup menakutkan,” kata Van Rhijn seperti dikutip dari Sky News, Jumat (9/5/2025). Infeksi dari semua jamur telah menyebabkan 2,5 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun.

Betul, sistem kekebalan tubuh yang sehat mungkin mampu mengusir spora jamur tadi. Namun orang yang rentan dapat tertular infeksi dari aspergillosis yang invasif. Ia menyebar dengan cepat dari paru-paru ke bagian tubuh lain seperti otak. Saat ini, infeksi aspergillosis, kata Van Rhijn, telah membunuh 1,8 juta orang per tahun di seluruh dunia.

“Sebagian besar jamur hidup di lingkungan kita. Karena lingkungan itu berubah dengan cepat, kita pasti akan melihat berbagai jenis penyakit dan infeksi bermunculan di tengah kita. Dalam 50 tahun ke depan, sungguh tak terbayang, berapa ribu jenis penyakit yang muncul akibat jamur toksik tadi, ” tambah peneliti jamur asal Belanda ini.

Profesor Dann Mitchell dari Universitas Bristol, Inggris memperingatkan bahwa diagnosis infeksi jamur akibat pengaruh global warming sangat kompleks. Kesalahan diagnosis sering terjadi karena patogen acap muncul di wilayah yang sebelumnya tidak diprediksi. Ini artinya, jamur-jamur toksik tersebut makin luas penyebarannya. Lingkungan yang makin panas tampaknya makin kompatible dengan pertumbuhan jamur beracun itu.

Dalam serial drama TV “The Last of Us” yang ditayangkan HBO tahun 2023, misalnya, digambarkan perubahan iklim telah memicu munculnya patogen baru yang “menyapu” seluruh dunia dan menginfeksi manusia. Patogen baru itu mengubah manusia menjadi zombie dan mengendalikan otaknya. Yang menarik, penyebab “munculnya zombie-zombie” tersebut adalah jamur. Jamur telah menjadi penyebab kehancuran bumi dan mengubah manusia menjadi zombie.

Drama seri “The Last of Us” akhirnya memberitahu kita, kiamat yang akan datang (akibat merebaknya jamur beracun di seluruh dunia dan menginfeksi manusia dengan kejam) adalah dampak dari global warming. Oleh karena itu, kita harus menjaga bumi dari eskalasi global warming yang kian menyeramkan.

Ya, global warming bisa mengubah jamur yang “lemah dan licin” menjadi monster ganas menakutkan yang membunuh manusia. Maka, solusi untuk mengatasinya, mari kita rawat bumi dan melakukan “aksi hijau” untuk menghentikan global warming.

Itulah satu-satunya cara agar generasi penerus kita (manusia) di masa depan dapat menikmati — betapa indah dan sangat menakjubkannya planet bumi ini. Tapi jika kita membiarkan global warming yang kian eskalatif, maka tunggulah “kiamat” yang kejam dan membunuh manusia. (*)

Tags: AspergillusJamurKoranmerapi.idNyoto Santoso

Related Posts

Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!
News

Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

27 Juni 2026
Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026
News

Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026

27 Juni 2026
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar
News

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

26 Juni 2026
Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI
News

Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

26 Juni 2026
Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia
News

Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026
Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!
News

Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

24 Juni 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

27 Juni 2026
Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026

Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026

27 Juni 2026
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

26 Juni 2026
Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

26 Juni 2026
Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

Peringati HANI 2026, BNN Kota Yogyakarta Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bersama Stakeholder. Ini Buktinya!

27 Juni 2026
Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026

Wujudkan Generasi Berkarakter, Pokja II PKK Sorosutan dan KKN UAD Gelar Budaya Anak 2026

27 Juni 2026
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

26 Juni 2026
Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

26 Juni 2026
Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026
Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

24 Juni 2026