Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

admin by admin
11 Maret 2026
in News
0
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Bagi banyak anak muda, sejarah mungkin hanya deretan angka tahun yang membosankan di buku sekolah. Namun, bagi pengurus Pemuda Kampung Jogjakarta, sejarah adalah kompas. Sepekan sebelum kalender menunjuk tanggal 13 Februari, mereka memutuskan untuk meninggalkan hiruk-pikuk kota dan melakukan sebuah perjalanan spiritual: Napak Tilas Leluhur Mataram.

Dipimpin oleh Ketua Umumnya, Haryawan Emir Nuswantoro, rombongan yang terdiri dari Agus Susanto, Haris Syarif Usman, Monda Saragih, dan Fabian Elfatta Daniswara ini memulai perjalanan ke Desa Kerten, Jantiharjo, Karanganyar.

Di sebuah sudut sunyi di Karanganyar, mereka berdiri di atas tanah yang 271 tahun lalu menjadi saksi bisu lahirnya Yogyakarta. Di sinilah Perjanjian Giyanti ditandatangani.

“Berdiri di sini rasanya seperti mendengar bisikan masa lalu,” ujar Emir dengan nada reflektif. “Yogyakarta tidak lahir begitu saja. Ada darah, air mata, dan diplomasi jenius dari Pangeran Mangkubumi di tanah ini. Kami ke sini bukan untuk piknik, tapi untuk menjemput jati diri.”

Bagi mereka, memahami Perjanjian Giyanti adalah cara untuk menghargai setiap jengkal tanah di Jogja saat ini. Tanpa peristiwa di desa kecil ini, mungkin tidak akan ada Malioboro atau Alun-alun yang kita kenal sekarang.

Perjalanan berlanjut ke Pajang, Makamhaji. Di sana, reruntuhan petilasan Kerajaan Pajang menyambut mereka dengan keheningan yang magis. Kedatangan rombongan disambut oleh Mbah Yasmin, sang juru kunci yang wajahnya menyimpan ribuan cerita tentang dinasti yang pernah berjaya di tanah Jawa.

Di bawah naungan pohon-pohon tua, mereka berbincang tentang silsilah dan bagaimana api perjuangan itu terus berpindah tangan hingga sampai ke generasi mereka.

Satu momen yang paling menggetarkan adalah saat seluruh rombongan setengah melingkar, menundukkan kepala dalam doa yang khusyuk. Di depan petilasan para leluhur, mereka bukan lagi sekadar pengurus organisasi, melainkan “anak cucu” yang sedang mengadu dan memohon restu.

“Kami titipkan doa ini untuk para leluhur, agar semangat mereka tidak hanya berhenti di buku sejarah, tapi mengalir di nadi kami. Semoga Allah SWT selalu memberi rahmat untuk tanah Mataram,” gumam Bang Monda.

Napak tilas ini memberikan pesan kuat: menjadi pemuda Jogja bukan cuma soal gaya, tapi soal menjaga amanah sejarah. Mereka pulang dengan satu misi baru, yaitu memastikan bahwa api Mataram tetap menyala di hati setiap pemuda kampung di Yogyakarta.

Karena seperti kata pepatah, “Orang yang kehilangan sejarahnya adalah orang yang kehilangan masa depannya.” (Rls)

Tags: Koranmerapi.idKraton PajangPemuda Kampung JogjakartaPerjanjian GiyantiSejarah

Related Posts

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB
News

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

10 Oktober 2026
Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan
News

Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan

10 Oktober 2026
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik
News

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027
News

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030
News

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027
News

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

10 Oktober 2026
Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan

Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan

10 Oktober 2026
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

10 Oktober 2026
Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan

Usung Tagline ‘OK’, Walikota Jogja Terjun Langsung Reresik Kali Code Bersama Ratusan Relawan

10 Oktober 2026
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026