Minggu, 19 April 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

admin by admin
11 Maret 2026
in News
0
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Bagi banyak anak muda, sejarah mungkin hanya deretan angka tahun yang membosankan di buku sekolah. Namun, bagi pengurus Pemuda Kampung Jogjakarta, sejarah adalah kompas. Sepekan sebelum kalender menunjuk tanggal 13 Februari, mereka memutuskan untuk meninggalkan hiruk-pikuk kota dan melakukan sebuah perjalanan spiritual: Napak Tilas Leluhur Mataram.

Dipimpin oleh Ketua Umumnya, Haryawan Emir Nuswantoro, rombongan yang terdiri dari Agus Susanto, Haris Syarif Usman, Monda Saragih, dan Fabian Elfatta Daniswara ini memulai perjalanan ke Desa Kerten, Jantiharjo, Karanganyar.

Di sebuah sudut sunyi di Karanganyar, mereka berdiri di atas tanah yang 271 tahun lalu menjadi saksi bisu lahirnya Yogyakarta. Di sinilah Perjanjian Giyanti ditandatangani.

“Berdiri di sini rasanya seperti mendengar bisikan masa lalu,” ujar Emir dengan nada reflektif. “Yogyakarta tidak lahir begitu saja. Ada darah, air mata, dan diplomasi jenius dari Pangeran Mangkubumi di tanah ini. Kami ke sini bukan untuk piknik, tapi untuk menjemput jati diri.”

Bagi mereka, memahami Perjanjian Giyanti adalah cara untuk menghargai setiap jengkal tanah di Jogja saat ini. Tanpa peristiwa di desa kecil ini, mungkin tidak akan ada Malioboro atau Alun-alun yang kita kenal sekarang.

Perjalanan berlanjut ke Pajang, Makamhaji. Di sana, reruntuhan petilasan Kerajaan Pajang menyambut mereka dengan keheningan yang magis. Kedatangan rombongan disambut oleh Mbah Yasmin, sang juru kunci yang wajahnya menyimpan ribuan cerita tentang dinasti yang pernah berjaya di tanah Jawa.

Di bawah naungan pohon-pohon tua, mereka berbincang tentang silsilah dan bagaimana api perjuangan itu terus berpindah tangan hingga sampai ke generasi mereka.

Satu momen yang paling menggetarkan adalah saat seluruh rombongan setengah melingkar, menundukkan kepala dalam doa yang khusyuk. Di depan petilasan para leluhur, mereka bukan lagi sekadar pengurus organisasi, melainkan “anak cucu” yang sedang mengadu dan memohon restu.

“Kami titipkan doa ini untuk para leluhur, agar semangat mereka tidak hanya berhenti di buku sejarah, tapi mengalir di nadi kami. Semoga Allah SWT selalu memberi rahmat untuk tanah Mataram,” gumam Bang Monda.

Napak tilas ini memberikan pesan kuat: menjadi pemuda Jogja bukan cuma soal gaya, tapi soal menjaga amanah sejarah. Mereka pulang dengan satu misi baru, yaitu memastikan bahwa api Mataram tetap menyala di hati setiap pemuda kampung di Yogyakarta.

Karena seperti kata pepatah, “Orang yang kehilangan sejarahnya adalah orang yang kehilangan masa depannya.” (Rls)

Tags: Koranmerapi.idKraton PajangPemuda Kampung JogjakartaPerjanjian GiyantiSejarah

Related Posts

Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji
News

Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

19 April 2026
BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat
News

BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

19 April 2026
Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta
News

Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

19 April 2026
Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif
News

Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

19 April 2026
Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa
News

Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

19 April 2026
Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan
News

Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

19 April 2026

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    19 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    19 April 2026
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    19 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    19 April 2026
    Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

    Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

    19 April 2026
    Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

    Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

    19 April 2026
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522