KORAN MERAPI – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Galuh, Manisrenggo, Klaten di Kamis siang (26/3/2026). Sebanyak 60 alumni berkumpul kembali dalam agenda Syawalan dan Halal Bihalal 2026. Momen ini menjadi sangat spesial karena menjadi ajang “reuni kembali” di lokasi yang sama setelah 15 tahun silam.
Acara diawali sambutan hangat dari tuan rumah sekaligus pemilik Pendopo Galuh, One Krisnata dan memberikan dukungan penuh untuk tempat dan jamuan makan siangnya. Dalam sambutannya, One menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi ikatan persaudaraan alumni Angkatan ’83.
“Terima kasih atas kehadiran teman-teman semua. Acara ini sangat berkesan karena setelah 15 tahun, kita akhirnya bisa berkumpul kembali di tempat ini dalam keadaan sehat,” ujar One Krisnata.
Ketua Alumni ’83, M.S Nugroho, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan tonggak sejarah baru bagi organisasi. Para alumni sepakat menetapkan agenda Syawalan rutin pada H+6 Lebaran di tahun-tahun mendatang. Selain itu, paguyuban akan diarahkan lebih kuat ke ranah sosial.
“Kami mengajak seluruh alumni untuk memberikan dukungan penuh, termasuk dalam hal penggalangan dana sosial yang nantinya dikelola pengurus untuk membantu sesama anggota maupun masyarakat yang membutuhkan. Hal ini pun telah disetujui oleh rekan-rekan yang hadir,” ungkap M.S Nugroho.
Menambah nilai manfaat dalam pertemuan ini, dr. H. Benny Trisaktyari, SpPD, Finasim memberikan sesi konsultasi kesehatan bagi para peserta. Dokter Benny menekankan bahwa selain kebutuhan sandang, pangan, dan papan, manusia memiliki kebutuhan spiritual dan sosial yang krusial di usia senja.
“Kita harus memahami bahwa diri kita sendirilah yang paling tahu kondisi kesehatan kita. Jangan kecil hati, pupuk terus kepercayaan diri dan spiritualitas. Analoginya, tubuh adalah rumah; jika ada yang rusak, harus segera diperbaiki dan dipelihara dengan baik agar kita tetap kompeten secara sosial,” jelas dokter spesialis penyakit dalam tersebut.
Acara yang dipandu oleh Upik sebagai Master of Ceremony (MC) ini berlangsung sangat dinamis dengan berbagai permainan (games) dan pembagian doorprize menarik dari alumni untuk alumni, dan prosesi ikrar Halal Bihalal dan doa bersama dipimpin dengan khidmat oleh Agung.
Kemeriahan memuncak saat komedian kenamaan asal Yogyakarta, Kelik Pelipur Lara, maju ke depan. Dengan banyolan khasnya, Kelik sukses mengocok perut para alumni. Suasana semakin semarak saat lagu-lagu legendaris dari Koes Plus bergema, diiringi oleh live band yang membawa para peserta bernostalgia ke masa remaja.
Pertemuan ini ada sesi foto bersama dan ramah tamah, memperkuat janji untuk terus menjaga silaturahmi tanpa putus di masa depan. (Ags)




















