KORAN MERAPI – Menanggapi kondisi dan ketersediaan darah di PMI Kota Yogyakarta di tengah tingginya permintaan medis, Bakpia Jogkem Grup bersama Joxzin Lawas kembali menunjukkan tanggung jawab sosialnya melalui aksi donor darah rutin. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (18/4/26) di Bakpia Jogkem Alkid, Jl. Langenastran Lor 31 Panembahan Kraton Yogyakarta, ini menjadi aksi ke-16 yang digelar sepanjang 12 tahun perjalanan Bakpia Jogkem.
Aksi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini tidak sekadar menjadi kegiatan medis, namun juga dimanfaatkan sebagai momentum Syawalan dan silaturahmi antara pimpinan, karyawan, mitra, serta masyarakat umum.
Direktur Utama Jogkem Group, Aryanto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ekspresi kepedulian sosial yang rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali.
“Hari ini kami merayakan Syawalan bersama mitra dan karyawan, sekaligus mengekspresikan kepedulian sosial melalui donor darah. Ketersediaan darah di PMI yang semakin menipis adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak siapapun, terutama keluarga besar Jogkem, untuk ikhlas berdonor demi kemaslahatan sesama,” ujar Arya saat memberikan sambutan pembukaan acara ini.

Dari total 52 pendaftar, tim dari PMI Kota Yogyakarta berhasil menghimpun 41 kantong darah yang dinyatakan memenuhi standar kualifikasi. Selain membantu sesama, Arya menekankan bahwa donor darah adalah bagian dari gaya hidup sehat karena memicu regenerasi sel darah secara alami.
Dalam kesempatan ini, panitia juga mengedukasi masyarakat mengenai syarat kondisi tubuh saat berdonor, yaitu Regenerasi Sel, sangat baik bagi laki-laki dan wanita yang sedang tidak dalam siklus menstruasi.
Kemudian saat waktu ideal, bagi wanita, disarankan berdonor satu minggu sebelum atau sesudah menstruasi untuk menghindari anemia .
Sebagai gaya hidup, calon pendonor termotivasi menjaga pola makan, istirahat cukup, dan mengelola stres demi mencapai kondisi tubuh ideal.
Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai elemen, termasuk komunitas lokal Joxzin Lawas. Yoyock Suryo, senior dan admin Joxzin Lawas, dalam sambutannya mewakili pengurus Joxzin Lawas menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk kerja sama kemanusiaan yang solid antara PMI Kota Yogyakarta, Bakpia Jogkem, dan rekan-rekan Joxzin Lawas. “Kedepannya agenda ini akan tetap dilanjutkan dan tetap akan menjalin kerjasama dengan mitra yang lainnya,” pungkas Yoyock Suryo.
Manajemen Bakpia Jogkem mewajibkan karyawan yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi, dengan harapan tubuh yang sehat dan bugar setelah berdonor dapat berbanding lurus dengan peningkatan kinerja yang optimal. (Ags)




















