Senin, 27 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dorong Kemandirian Ekonomi, Sinergi Ekosistem Pesantren dan Muhammadiyah DIY Kembangkan Koperasi

admin by admin
21 April 2026
in News
0
0
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
KORAN MERAPI – Sinergi Ekosistem Pesantren (SEP) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan LP2 Muhammadiyah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan penguatan ekonomi yang bertujuan mentransformasi pondok pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat yang mandiri dan berkelanjutan.

Bertempat di Kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), Jalan Gedongkuning Yogyakarta, Selasa (21/4/26) dan dihadiri oleh perwakilan dari 25 pondok pesantren wilayah DIY serta 5 pesantren dari Jawa Barat, dimana agenda ini  sepenuhnya mendapat dukungan dari Danone Aqua. Langkah ini menjadi momentum perdana bagi Sinergi Ekosistem Pesantren dalam berkolaborasi langsung dengan institusi Muhammadiyah secara struktural.

Ketua Sinergi Ekosistem Pesantren, H. Ahmad Tazakka Bonansza, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah membangun kesadaran kolektif agar pesantren memiliki kedaulatan finansial.
“Intinya adalah membangun kesadaran agar pondok pesantren memiliki kekuatan ekonomi. Kami melakukan pendampingan konkret bagi pesantren yang sudah memiliki inisiasi usaha, sekaligus mendorong pembentukan koperasi agar selaras dengan kebijakan pemerintah,” ujar Ahmad Tazakka.
Menurutnya, bentuk lembaga koperasi dipilih karena sistemnya yang terorganisir dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih stabil bagi ekosistem pesantren.
Turut hadir sebagai narasumber, Staf Khusus Menteri Koperasi RI, Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, menekankan bahwa koperasi di pesantren harus dikelola secara profesional dengan prinsip member economic promotion.
“Koperasi berfungsi meningkatkan kesejahteraan santri, pengurus, hingga masyarakat sekitar melalui unit usaha seperti pertanian hingga kuliner. Prinsipnya bukan pada besarnya modal, tapi pada kesamaan aktivitas ekonomi dan keadilan hak suara,” jelas Prof. Ambar.
Ia juga menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah pilar utama agar koperasi pesantren bisa modern dan adaptif.
Pihak Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta, yang diwakili oleh Slamet Purwo, menyambut positif langkah ini sebagai solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pesantren terhadap bantuan eksternal atau donasi.
“Niatan awalnya adalah menjadikan pesantren mandiri. Ke depan, jangkauan program ini akan diperluas ke wilayah Bantul dan Gunungkidul agar semakin banyak pesantren yang merasakan manfaatnya,” ungkap Slamet.
Kegiatan kolaboratif ini juga didukung oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya dari sektor Pemerintah:  Kementerian Koperasi dan UKM RI. Kemudian sektor Perbankan dan Keuangan: PNM Syariah Pusat dan Bank Jateng.
Selanjutnya dari Sektor Swasta: Danone Aqua dan dari Lembaga Non-Pemerintah: Program Ambar dan organisasi pendamping sanitasi pesantren.
Melalui integrasi nilai-nilai keislaman dan prinsip ekonomi kerakyatan, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan model ekosistem ekonomi yang dapat dicontoh oleh komunitas lain di Indonesia, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pilar kesejahteraan masyarakat luas. (Ags)
Tags: koperasiKoranmerapi.idMuhammadiyahSinergi Ekosistem PesantrenUmat islam

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta Apresiasi PWI DIY Gelar Aksi Edukasi Gizi dan Pentas Seni Anak
News

Wali Kota Yogyakarta Apresiasi PWI DIY Gelar Aksi Edukasi Gizi dan Pentas Seni Anak

26 Juli 2026
Perkuat Legalisasi dan Ekspansi Usaha, Koperasi Jasa Pena Kencana Mulia PWI DIY Gelar RAT Tutup Buku 2025
News

Perkuat Legalisasi dan Ekspansi Usaha, Koperasi Jasa Pena Kencana Mulia PWI DIY Gelar RAT Tutup Buku 2025

25 Juli 2026
DePA-RI dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman Pendidikan Khusus Profesi Advokat
News

DePA-RI dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman Pendidikan Khusus Profesi Advokat

25 Juli 2026
Peringati Hari Sungai Nasional: Wali Kota Yogyakarta Siapkan Arung Jeram Pemula dan Code Night Safari di Kali Code
News

Peringati Hari Sungai Nasional: Wali Kota Yogyakarta Siapkan Arung Jeram Pemula dan Code Night Safari di Kali Code

24 Juli 2026
Wali Kota Yogya Ajak Mahasiswa Asah Soft Skill dan Terjun Bersihkan Kali Code
News

Wali Kota Yogya Ajak Mahasiswa Asah Soft Skill dan Terjun Bersihkan Kali Code

24 Juli 2026
Bupati Gunungkidul Ajak Siswa SMK Negeri 1 Nglipar Perangi Narkoba dan Judi Online Demi Masa Depan
News

Bupati Gunungkidul Ajak Siswa SMK Negeri 1 Nglipar Perangi Narkoba dan Judi Online Demi Masa Depan

24 Juli 2026