KORAN MERAPI – Setelah sukses mengenalkan rangkaian program G-Mind Mapping serta G-Mind Refresh & Recharge pada pekan lalu, Genza Education kembali membuat gebrakan baru dalam dunia pendidikan non-formal. Memasuki awal tahun ajaran baru, lembaga bimbingan belajar terkemuka tersebut menggelar pertemuan rutin pembekalan berkala bertajuk G-Mind Class. Program unggulan terbaru ini ditujukan langsung untuk jajaran 30 tutornya, yang diselenggarakan pada Sabtu (18/6/2026) bertempat di Prima SR Hotel & Convention, Jl. Magelang No.11, Dukuh, Tridadi, Sleman, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Melalui lompatan inovasi ini, Genza Education berhasil menggabungkan dua kekuatan utama dalam mencetak generasi unggul, yakni keunggulan akademis dan ketahanan mental (mindset). Sinergi ini diwujudkan secara nyata lewat ekosistem G-Mind Mastery sebagai jawaban taktis atas fenomena generasi saat ini, di mana banyak anak yang cerdas secara intelektual namun rentan dan rapuh secara mental. Di Genza Education, kecerdasan akademis siswa tidak lagi berjalan sendirian, melainkan disokong penuh oleh kesiapan psikologis serta pengelolaan emosi yang matang.
Kehadiran G-Mind Class pun resmi hadir sebagai pilar ketiga sekaligus kunci penyempurna dari ekosistem besar tersebut.
Program ini dikonseptualisasikan langsung oleh Ratih Puspasari, S.Pd., CTHt., CT, seorang Hipnoterapis profesional sekaligus Trainer Hypnoteaching & Hypnoparenting, yang juga menjabat sebagai Owner sekaligus Branch Manager Genza Education Godean. Bagi Ratih Puspasari, lahirnya formulasi matang G-Mind Mastery ini bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan hasil kristalisasi dari perjalanan panjang dan dedikasi mendalam dirinya selama bertahun-tahun dalam mengelola bimbingan belajar serta menyelami dinamika dunia pendidikan. Kehadiran program ini menjadi jawaban konkret atas tantangan terbesar yang sering ditemui di lapangan: rendahnya durasi fokus dan tingginya tingkat stres akademik pada remaja.
Sebagai konseptor utama, Ratih Puspasari menjelaskan bahwa melalui pembekalan G-Mind Class ini, para tutor dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) 90 menit yang sangat sistematis dan berbasis metode Hypnoteaching. Melalui pendekatan ini, proses transfer ilmu tidak lagi berjalan hambar, melainkan dikendalikan penuh dari awal hingga akhir sesi secara presisi.

“Kami merancang struktur KBM 90 menit yang terbagi menjadi tiga fase krusial. Pertama, Fase Pembuka (Menit 0–3). Tutor dilatih menggunakan teknik State Management dan Pacing-Leading untuk menurunkan gelombang otak siswa ke Alpha State, yaitu kondisi relaks namun sangat fokus. Hanya butuh waktu maksimal 3 menit di awal kelas untuk mengunci fokus penuh siswa,” ujar Ratih Puspasari saat memaparkan konsep di hadapan para tentor.
Memasuki Fase Inti (Menit 3–85), kurikulum G-Mind Class berfokus pada membebaskan potensi penuh dari otak siswa. Pada fase tengah yang panjang ini, para tutor menyisipkan teknik Empowering Words untuk meruntuhkan mental block siswa terhadap mata pelajaran yang selama ini dianggap sulit, sehingga pola pikir baru yang positif dapat terbentuk.
“Dan yang tidak kalah krusial adalah Fase Penutup (Menit 85–90). Sebelum kelas berakhir, tutor melakukan Conversational Future Pacing kilat selama 3 menit. Ini adalah teknik penanaman sugesti bawah sadar untuk mengunci memori belajar hari ini langsung dengan rasa percaya diri mereka di masa depan, terutama saat mereka menghadapi lembar ujian yang sesungguhnya,” tambah wanita yang akrab disapa Bunda Ratih ini.
Melalui pendekatan komprehensif ini, sebelum menguasai kelas, para tutor Genza Education terlebih dahulu dipandu untuk selesai dengan diri sendiri melalui sesi deep relaxation terapeutik. Hal ini bertujuan agar energi yang dialirkan ke siswa adalah energi pelayanan yang tulus dan penuh motivasi. Tutor tidak lagi sekadar mengajar rumus, melainkan menjelma menjadi pendidik karismatik yang hidup dan bernyawa.
Komitmen standarisasi tutor berbasis psikologi terapan yang lahir dari pengalaman empiris sang pemilik kini telah sepenuhnya diimplementasikan secara eksklusif di dua cabang unggulan Genza Education di Yogyakarta, yaitu Genza Education Godean dan Genza Education Gedongkuning.
Di kedua cabang tersebut, suasana belajar didesain khusus agar siswa merasa aman, nyaman, dan dihargai. Dengan jajaran tutor yang telah dibekali metode utuh G-Mind Class, Genza Godean dan Gedongkuning menawarkan pengalaman belajar yang jauh lebih efektif, mendalam, dan bernyawa dibanding bimbingan belajar konvensional pada umumnya.
Bagi orang tua murid yang ingin merasakan langsung bagaimana metode G-Mind Class ini melejitkan potensi serta konsentrasi belajar putra-putrinya di tahun ajaran baru, pendaftaran program kini telah resmi dibuka di unit layanan Genza Education Godean dan Genza Education Gedongkuning. (Ags)




















