KORAN MERAPI – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Bergulir Masyarakat (DBM) BUMDesma Satu Hati Playen kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang kokoh. Dalam acara pelepasan gathering tahunan yang berlangsung di depan Kantor BUMDesma Satu Hati Playen, Kapanewon Playen, Rabu pagi, (22/7/2026) yang dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul, terungkap berbagai capaian luar biasa yang diraih oleh lembaga ini, mulai dari pengelolaan aset miliaran rupiah hingga pengakuan di tingkat nasional.
Kegiatan gathering tahun ini menunjukkan tren positif dengan melibatkan 850 peserta dari kelompok pemanfaat Simpan Pinjam Perempuan (SPP), meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 700 orang. Para peserta yang berasal dari 13 Kalurahan di Kapanewon Playen ini diberangkatkan menuju Magelang sebagai bentuk apresiasi tahunan atas kontribusi mereka dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Ada beberapa poin menonjol yang menjadikan BUMDesma Satu Hati Playen sebagai teladan bagi lembaga serupa di Indonesia, yakni Juara 1 Nasional, dimana BUMDesma ini telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 sebagai BUMDesma paling inspiratif di Indonesia.
Dengan total aset mencapai lebih dari Rp17 miliar, lembaga ini tercatat sangat sehat karena angka tunggakannya sangat minim, yakni hanya sekitar Rp11 juta, dan kegiatan apresiasi berupa gathering ini telah konsisten dilaksanakan selama 10 tahun berturut-turut, membuktikan manajemen kepemimpinan yang baik dan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih pun juga menekankan pentingnya semangat “Nyawiji, Satu Hati, Sak Lawase” (Menyatu, Satu Hati, Selamanya) sebagai fondasi soliditas kelompok.

Bupati dalam sambutannya mengapresiasi peran ibu-ibu anggota SPP sebagai tulang punggung ekonomi di kelurahan. Mengutip pesan Bung Karno tahun 1963, Bupati mengingatkan bahwa kekuatan rakyat adalah tulang punggung perjuangan ekonomi. Ia berharap BUMDesma ini tidak hanya berhenti sebagai juara inspiratif, tetapi terus meningkat levelnya dalam mewadahi kemajuan ekonomi masyarakat luas.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan nyanyian jingle UPK DBM Satu Hati yang dibawakan dengan penuh semangat oleh para peserta, sebagai simbol kesiapan mereka untuk terus membangun negeri melalui pemberdayaan yang berlandaskan Pancasila. (Rls)






