Rabu, 10 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Pemberdayaan Ekonomi Lokal: UMBY dan UWMY Gelar Pelatihan Pengolahan Empon-empon. Inilah Buktinya

admin by admin
6 Agustus 2024
in News
0
0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Dalam rangka mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berkolaborasi dengan Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) menggelar agenda pengabdian masyarakat.

Agendanya meliputi, pelatihan pengolahan bubuk kunyit instan, penyuluhan tentang pangan yang bergizi, beragam dan aman untuk mencegah stunting.

Selain itu juga dilakukan penyuluhan mengenai metode pemasaran yang efektif dan budi daya empon-empon yang baik.

Gelaran ini berlangsung di Kelompok Tani “Tani Mulyo” pada Senin (5/8/24) di Pedukuhan Puluhan, Kelurahan Argomulyo Bantul Yogyakarta, dihadiri 20 anggota kelompok.

Salah satu agendanya yaitu penyerahan bibit kunyit hitam, temulawak dan penyerahan peralatan pembuatan bubuk instan.

Penyerahan bibit dibagikan secara simbolis oleh Ketua Tim Pengabdian, Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., kepada Hadi Wahyono, selaku Ketua Kelompok Tani.

Diharapkan, penyerahan bibit ini akan mendukung keberlanjutan proses penanaman hingga pengolahan menjadi bubuk empon-empon instan hingga kegiatan pelatihan selesai.

Tim pengabdian terdiri dari Ichlasia Ainul Fitri dan Prof. Dr. Ambar Rukmini ini juga memperkenalkan metode pemasaran, agar inovasi produk pangan yang dikembangkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Hal ini penting mengingat empon-empon memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selama ini, empon-empon umumnya hanya dikonsumsi dalam bentuk jamu yang tidak awet.

Sehingga dengan pengolahan menjadi bubuk instan, produk ini diharapkan memiliki umur simpan yang lebih lama, nilai ekonomis yang lebih tinggi, dan tentunya lebih disukai oleh berbagai kalangan.

Empon-empon seperti kunyit, jahe, temulawak, dan kunyit hitam merupakan tanaman herbal yang kaya akan manfaat kesehatan.

Prof. Dwiyati menjelaskan bahwa budidaya empon-empon relatif mudah dilakukan.

“Hanya ditanam dengan jarak 0,5 m antar tanaman dan perawatannya pun sederhana. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah, asalkan mendapatkan sinar matahari yang cukup dan memiliki drainase yang baik,” papar Prof. Dwiyati.

Di waktu yang sama, Mardiyah salah satu peserta pelatihan, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat sekali.

“Selain mendapatkan pengetahuan tentang cara mengolah kunyit menjadi bubuk instan, kami juga diajarkan cara memasarkan produk ini agar lebih dikenal dan diminati oleh konsumen. Kami merasa lebih optimis bahwa dengan keterampilan ini, kami dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Sedangkan Hadi Wahyono selaku Ketua Kelompok Tani “Tani Mulyo”, menambahkan, kami berterima kasih kepada Tim Pengabdian dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan Universitas Widya Mataram Yogyakarta.

“Melalui pelatihan dan penyerahan bibit ini serta buku kunir putih yang diberikan, kami semakin yakin bahwa empon-empon yang kami tanam dapat memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian di kelompok tani ini,” imbuh Hadi Wahyono.

Ia menambahkan, kami berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang telah diberikan dan berharap dapat terus bekerja sama dengan UMBY kedepannya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Prof. Dwiyati ini telah melakukan penelitian dan berhasil mengembangkan produk olahan empon-empon menjadi bubuk instan dapat diimplementasikan pada masyarakat pedukuhan Puluhan.

Produk ini dinilai sangat inovatif karena memiliki umur simpan yang lebih lama, praktis digunakan, dan tetap mempertahankan manfaat kesehatan dari empon-empon.

Empon-empon seperti kunyit putih dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antidiabet, antikolesterol dan antiaging yang kuat.

Sementara itu, kunyit hitam memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, dan analgesik. Temulawak, di sisi lain, bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan hati, mengatasi gangguan pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Bagi yang ingin berkonsultasi gratis terkait produk CV Windra Mekar yang dipimpin Prof. Dwiyati bisa menghubungi nomor 081328776036.

Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP., menyatakan, kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal saja.

“Akan tetapi juga untuk memperkenalkan metode budidaya dan pengolahan empon-empon yang memiliki nilai tambah yang positif bagi masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, kami berharap dengan penyerahan bibit empon-empon ini, kelompok tani dapat mengembangkan potensi pertanian mereka dan menghasilkan produk dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi.

“Pengolahan empon-empon menjadi bubuk instan juga memberikan peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai ekonomi,” ungkap Prof. Dwiyati. (Ags)

Tags: Empon-emponPengabdian masyarakatProf DwiyatiUMBYUWMY

Related Posts

Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026
News

Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

10 Juni 2026
Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit
News

Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit

8 Juni 2026
HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD
News

HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD

7 Juni 2026
Fiesta Luncurkan ‘Cheesy Bombs’: Inovasi Naget Bola Ayam Krispi dengan Sensasi Keju Lumer Juara di Pasar Jawa Tengah dan Yogyakarta
News

Fiesta Luncurkan ‘Cheesy Bombs’: Inovasi Naget Bola Ayam Krispi dengan Sensasi Keju Lumer Juara di Pasar Jawa Tengah dan Yogyakarta

6 Juni 2026
Koperkasa Rayakan 50 Tahun Berdiri, Teguhkan Komitmen Jadi Koperasi Modern dan Mandiri
News

Koperkasa Rayakan 50 Tahun Berdiri, Teguhkan Komitmen Jadi Koperasi Modern dan Mandiri

6 Juni 2026
HMU Kurniadi: Pencopotan Pimpinan BGN Bukti Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
News

HMU Kurniadi: Pencopotan Pimpinan BGN Bukti Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi

5 Juni 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

10 Juni 2026
Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit

Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit

8 Juni 2026
HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD

HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD

7 Juni 2026
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

10 Juni 2026
Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit

Menyulut Nyala Batik Modern: Kisah Ihsan Menembus Batas Tradisi Melalui Edukasi dan Malam Sawit

8 Juni 2026
HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD

HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta: Gandeng 50 Lembaga, 22 Rumah Warga Dibedah Tanpa APBD

7 Juni 2026
Fiesta Luncurkan ‘Cheesy Bombs’: Inovasi Naget Bola Ayam Krispi dengan Sensasi Keju Lumer Juara di Pasar Jawa Tengah dan Yogyakarta

Fiesta Luncurkan ‘Cheesy Bombs’: Inovasi Naget Bola Ayam Krispi dengan Sensasi Keju Lumer Juara di Pasar Jawa Tengah dan Yogyakarta

6 Juni 2026
Koperkasa Rayakan 50 Tahun Berdiri, Teguhkan Komitmen Jadi Koperasi Modern dan Mandiri

Koperkasa Rayakan 50 Tahun Berdiri, Teguhkan Komitmen Jadi Koperasi Modern dan Mandiri

6 Juni 2026