KORAN MERAPI – Sebuah ketel uap pabrik pengolahan tahu milik Sugiyono warga Karangasem, Mulo, Kapanewon Wonosari. Gunungkidul meledak.
Ledakan yang cukup keras itu menghancurkan sebagian rumah Pawiro Suroso, (70) yang berada di dekat lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban dalam peristiwa ini tetapi menimbulkan kerugian materi cukup banyak.
Perisitiwa ini terjadi diduga karena kran ketel uap lupa dibuka pemiliknya. ” Selain menyebabkan rumah produksi rusak jufa satu rumah milik tetangga yang haraknya 300 meter dari lokasi.
Salah seorang anggota TRC BPBD Gunungkidul, Waseso mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, pekerja pabrik tahu ini sedang melakukan produksi seperti biasa.
Namun tiba-tiba kran ketel uap meledak, tutup ketel yang beratnya mencapai 50 kg terpental dan terlempar hingga jarak 300 meter dan menimpa rumah milik warga dan pabrik rusak, bagian atapnya runtuh akibat ledakan tersebut.
“Beruntung 2 orang pekerja yang sedang melakukan pembuatan tahu berhasil menghindar dan lolos dari bahaya,” imbuhnya.
Suara ledakan tersebut mengagetkan warga dan menjadi perhatian banyak orang karena ledakan terdengar cukup keras.
Setelah mengetahui adanya insiden pabrik tahu meledak warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian tersebut dan melakukan evakuasi bersama petugas dari BPBD.
“Kami juga koordinasi dengan TNI Polri dan warga sekitar untuk penanganan lokasi,” ucapnya. (Pur)



















