KORAN MERAPI – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata bersama Paguyuban Dimas Diajeng Jogja sukses menyelenggarakan Malam Final Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja 2025, Sabtu malam (14/6) di Halaman (eks Air Mancur) Balai Kota Yogyakarta. Ajang ini merupakan puncak seleksi Duta Pariwisata Kota Yogyakarta untuk masa bakti 2025–2027, yang tidak hanya menjadi simbol kebanggaan budaya tetapi juga peringatan 25 tahun kiprah Dimas Diajeng dalam mendukung pembangunan pariwisata dan kebudayaan Kota Yogyakarta.
Sebanyak 30 finalis, terdiri dari pemuda-pemudi terpilih, tampil memukau dalam malam puncak yang dikemas dalam format selebrasi budaya. Acara ini menjadi penanda selesainya rangkaian kegiatan sejak awal tahun, mulai dari roadshow, seleksi peserta, pembekalan multidisiplin, hingga keterlibatan langsung dalam program-program strategis Kota Yogyakarta.

Finalis dibagi dalam lima kelompok untuk mendukung program Quick Win Pemerintah Kota, seperti Batik Segoroamarto Reborn, Food Bank Lumbung Mataram, Sapa Lansia, Cek Kesehatan Gratis Lansia, hingga edukasi Pengelolaan Sampah Mandiri oleh pelaku industri pariwisata. Kegiatan ini mendapat pendampingan dari OPD terkait dan mencerminkan misi Dimas Diajeng sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, menyampaikan kebanggaannya terhadap proses dan perkembangan ajang ini.
“Pemilihan tahun ini menandai babak baru dalam penguatan peran Dimas Diajeng sebagai agen promosi pariwisata yang lebih kolaboratif dan adaptif terhadap dinamika digital dan komunitas,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang juga turut hadir dan memberikan sambutan, menekankan peran strategis Dimas Diajeng sebagai penggerak generasi muda yang solutif dan mandiri.
“Anak-anak kita ini adalah harapan. Mereka bukan hanya tampil menarik, tapi juga berwawasan luas dan punya potensi menjadi agent of change untuk kemajuan Yogyakarta dan Indonesia,” tuturnya.
Ia juga menambahkan pentingnya nilai-nilai kreativitas, keberpihakan pada masyarakat kecil, serta kemampuan berwirausaha sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan zaman.
Pemenang Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja 2025 yaitu untuk Dimas Kota Jogja 2025: Rizky Nur Setyo Nugroho, Wakil I Dimas: Burhan Adli Fadillah Ramadhan, Wakil II Dimas: Febriano Agung Nugroho, Harapan I Dimas: Arif Setiawan, Harapan II Dimas & Dimas Favorit: Thomas Diel Andhika Putra, Dimas Atribut Persahabatan: Novan Wijaya dan Dimas Atribut Berbakat: Muhamad Nur Arifin.
Diajeng Kota Jogja 2025: Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Wakil I Diajeng: Lailla Putri Anggita Dewi, Wakil II Diajeng: Kyla Narinta Safitri, Harapan I Diajeng: Lailla Putri Anggita Sari, Harapan II Diajeng: Klarines Almadea, Diajeng Atribut Persahabatan: Patricia Shania Avioleta dan Diajeng Atribut Berbakat: Amarra Primananda serta Diajeng Favorit: Salma Elcanza Asfuri.

Para pemenang mendapatkan trofi, hadiah dari sponsor, dan uang pembinaan. Mereka akan mengemban tugas sebagai duta Kota Yogyakarta selama dua tahun ke depan, menjadi representasi generasi muda yang tangguh, berwawasan global namun tetap mencintai budaya lokal.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi, namun juga platform pembinaan, advokasi, serta refleksi nilai-nilai Jogja yang inklusif dan visioner. Pemerintah Kota Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan akademisi untuk bersama-sama mendukung langkah para Dimas Diajeng dalam memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya yang berkelanjutan dan berdaya saing global. (Ags)



















