Rabu, 22 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

admin by admin
11 Juni 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta dalam rangkaian Hari Palang Merah Sedunia menggelar agenda Penyerahan Piagam Donor Darah 50 Kali pada Kamis (11/06/2026) siang. Bertempat di Graha Sarina Vidi, Jl. Magelang KM. 8 No. 75, Sleman, D.I. Yogyakarta, acara ini menjadi momentum spesial untuk memberikan penghormatan kepada ratusan pendonor sukarela yang telah konsisten menyelamatkan nyawa sesama selama bertahun-tahun.

Acara ini sempat tertunda karena satu dan lain hal, namun akhirnya dapat terealisasi sebagai bentuk ucapan terima kasih mendalam dari PMI. Secara keseluruhan, terdapat 804 orang penerima penghargaan 50 kali donor di wilayah DIY, di mana tugas penyerahan diserahkan kepada PMI Kota Yogyakarta sebanyak 504 orang. Berdasarkan data absensi hingga Kamis pagi, sebanyak 409 pendonor hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Kota Yogyakarta, Haka Astana, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian luar biasa Kota Yogyakarta yang tahun lalu meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI sebagai penyedia darah tertinggi se-Indonesia.

“Saat ini, pendonor darah sukarela yang terdata aktif di kami ada 12.000 orang. Setiap bulan, rata-rata kami mendistribusikan 4.000 kantong darah, sehingga dalam setahun minimal mencapai 48.000 kantong. Bahkan, per tanggal 1 hingga 10 Juni ini saja, kami sudah mendistribusikan 1.523 kantong darah,” papar Haka Astana.

Haka juga meluruskan persepsi masyarakat terkait Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD). Ia menjelaskan bahwa meski darah dari pendonor diberikan secara sukarela, terdapat biaya produksi dan pengolahan berkisar antara Rp410.000 hingga Rp415.000 per kantong agar darah tersebut aman digunakan.

PMI Kota Yogyakarta pun sangat terbantu oleh adanya subsidi reagen dari Kemenkes (seperti untuk tes NAT/MPV) sebanyak 2.000 sampel, yang jika dinilai mandiri berkisar antara Rp225.000 hingga Rp250.000 per tes. Hal ini penting untuk menjaga stok darah tetap seimbang dan mencegah terjadinya darah kedaluwarsa (expired).

Mewakili Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Staf Ahli Wali Kota Bidang Administrasi Umum Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, membacakan sambutan tertulis yang menekankan bahwa aksi para pendonor adalah wujud nyata kepedulian yang tak ternilai harganya.

“Setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi harapan baru dan menyelamatkan nyawa. Bantuan ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan solidaritas kemanusiaan luar biasa yang mencerminkan jargon Pemerintah Kota Yogyakarta, yaitu Segoro Amarto (semangat gotong royong),” ujar Wahyu. Ia menegaskan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk terus bersinergi mendukung program kerja PMI ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabukusumo, menyampaikan rasa takzimnya berada di satu ruangan bersama orang-orang luar biasa.

“Paling cepat butuh waktu 12 tahun yang sangat mulia untuk mencapai donor 50 kali. Kita tidak kenal siapa penerimanya, tetapi tetes darah kita membuat mereka sehat, sembuh, dan bisa bekerja lagi. ‘Dari Jogja untuk Indonesia’, itulah pesan kita,” tegas GBPH Prabukusumo.

Ia juga menambahkan bahwa PMI DIY terus berinovasi untuk masyarakat, salah satunya melalui penyediaan program motor ambulans yang disusul oleh armada mobil ambulans.

Testimoni menyentuh datang dari salah satu penerima penghargaan, Wirmon Samawi. Ia mengisahkan perjalanannya menjadi pendonor yang dimulai sejak usia 29 tahun.

“Dulu awalnya melihat jarum yang panjang dan harus diambil 350 cc itu sangat mengerikan bagi saya. Sama sekali tidak bermimpi jadi pendonor. Namun setelah dicoba, ada rasa bahagia yang luar biasa,” kenang Wirmon.

Wirmon juga menambahkan, dengan regulasi baru di mana donor darah kini bisa dilakukan setiap 60 hari sekali (sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama), donor darah justru sudah menjadi kebutuhan biologisnya. “Secara pribadi, kalau tidak donor, badan malah terasa tidak enak. Di sisi lain, kita juga diuntungkan karena kesehatan kita rutin terdeteksi dari penyakit-penyakit berat seperti HIV atau Hepatitis,” tambahnya.

Acara puncak ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada 20 orang perwakilan pendonor yang maju ke atas panggung. Agenda khidmat ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara para penerima penghargaan dengan jajaran pengurus PMI DIY serta PMI Kota Yogyakarta. (Ags)

Tags: Donor darahGBPH H PrabukusumoHaka AstanaKoranmerapi.idPMI DIYPMI Kota Yogyakarta

Related Posts

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo
News

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

22 Juli 2026
BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang
News

BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

22 Juli 2026
Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!
News

Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

22 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code
News

Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

21 Juli 2026
Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!
News

Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!

21 Juli 2026
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

19 Juli 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

22 Juli 2026
BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

22 Juli 2026
Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

22 Juli 2026
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

22 Juli 2026
BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

22 Juli 2026
Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

22 Juli 2026
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

21 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026