KORAN MERAPI – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DIY melakukan kunjungan edukatif ke kediaman RM Basyaruddin, atau yang akrab disapa Bang Udin, di Potorono, Banguntapan, Bantul, Kamis (16/10/25). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 anggota IKWI yang dipimpin langsung oleh Ketua IKWI Yogyakarta, Hj. Sri Suryawidati.
Kunjungan tersebut, para anggota IKWI mendapat kesempatan menyaksikan langsung proses pemanfaatan air hujan menjadi air minum sehat, yang selama ini dikembangkan oleh Bang Udin melalui Komunitas Banyu Bening. Komunitas ini dikenal sebagai pelopor Gerakan Minum Air Hujan yang kini mulai meluas ke berbagai daerah di Indonesia.
“Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan anggota IKWI dalam hal pemanfaatan potensi alam secara bijak, sekaligus mengenalkan gaya hidup sehat yang alami,” ujar Hj. Sri Suryawidati, yang juga mantan Bupati Bantul.

Menurutnya, IKWI DIY tidak hanya fokus pada dunia jurnalistik semata, namun juga berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi di bidang kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Di hadapan para peserta, Bang Udin memaparkan proses pengolahan air hujan menjadi air layak konsumsi. Dengan alat sederhana dan metode yang mudah dipahami, ia menjelaskan bagaimana air hujan yang ditampung bisa diubah menjadi air minum yang bersih dan bermanfaat untuk kesehatan, bahkan diklaim membantu pengobatan beberapa penyakit.
“Semua ilmu yang saya sampaikan ini gratis, tanpa pungutan biaya,” ujar Bang Udin di sela-sela sesi berbagi ilmu yang berlangsung santai di halaman rumahnya. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan air bersih tanpa bergantung pada air galon.
Bang Udin menambahkan, gerakan minum air hujan bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga bagian dari kemandirian dan kesehatan masyarakat. Tak heran, kini rumahnya kerap dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk belajar langsung tentang pemanenan dan pengolahan air hujan.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa air hujan itu anugerah Tuhan yang luar biasa. Bila dimanfaatkan dengan benar, air hujan bisa menjadi solusi air minum yang murah, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Ags)



















