KORAN MERAPI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menggelar acara pembekalan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun bagi 66 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas pada periode Oktober dan November 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Handayani, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Rabu, (16/9/2026) dan dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Iskandar, Pemimpin Cabang Bank BPD DIY Wonosari, Wasis, serta penceramah rohani Dr. K.H. Zamari.
Dalam laporannya, Kepala BKPPD Kabupaten Gunungkidul, Iskandar menyampaikan bahwa sebanyak 66 PNS yang memasuki masa purna tugas terdiri dari pejabat administrator (eselon 3), pejabat pengawas (eselon 4), pejabat fungsional, hingga pelaksana di lingkungan Pemkab Gunungkidul. Selain itu, peserta pensiun juga mencakup tenaga kesehatan seperti dokter di RSUD Wonosari serta mayoritas merupakan tenaga pendidik/guru dari Dinas Pendidikan.
“Bahwa batas usia pensiun disesuaikan dengan jenis jabatan, yakni 58 tahun untuk pejabat administrator dan fungsional ahli muda, 60 tahun untuk fungsional ahli madya dan Pejabat Tinggi Pratama (JPT), serta hingga 65 tahun bagi fungsional ahli utama.” papar Iskandar.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan SK Pensiun secara simbolis oleh Bupati Gunungkidul yang didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala BKPPD, serta Pemimpin Cabang Bank BPD DIY Wonosari.
Terkait mekanisme keuangan, Iskandar memaparkan bahwa pemberian uang pensiun menggunakan sistem pay-as-you-go, di mana hak pensiun dibayarkan ketika pegawai resmi memasuki masa purna tugas. Sementara itu, Tabungan Hari Tua (THT) disalurkan di awal oleh PT Taspen sesuai dengan masa kerja dan golongan pegawai.
Guna menjamin kepastian pembayaran, BKPPD bekerja sama dengan Bank BPD DIY Cabang Wonosari untuk memastikan pembayaran gaji pensiun secara tepat waktu saban tanggal 1 setiap bulan, sementara dokumen SK Pensiun sudah dapat diunduh secara mandiri melalui akun pribadi pegawai.
Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian, pikiran, serta tenaga yang telah dicurahkan para ASN selama puluhan tahun. Bupati mengakui Pemkab Gunungkidul merasa sangat kehilangan sumber daya manusia terbaiknya, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan yang saat ini masih kekurangan personel.
“Purna tugas bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan kesempatan untuk melanjutkan pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat, seperti menjadi tokoh pelopor lingkungan maupun berkiprah di lembaga politik.” kata Bupati Endah dalam arahannya.
Bupati juga memberikan imbauan finansial dan moral agar para purna ASN mewaspadai maraknya bahaya judi online. Para pensiunan diimbau tidak terjebak dalam perilaku konsumtif belanja daring (online shopping) maupun penggunaan aplikasi perbankan digital secara impulsif, melainkan disarankan menabung di bank resmi untuk keperluan keluarga seperti ibadah Umrah, Haji, atau berwisata. Selain itu, Bupati mengingatkan nilai Dedication of Life karya Bung Karno tentang kebahagiaan sejati manusia yang terletak pada pengabdian kepada Tuhan, bangsa, dan tanah air.
Rangkaian acara ditutup dengan pencerahan rohani dan pembekalan mental dari Dr. K.H. Zamari, sosialisasi layanan perbankan dari Bank BPD DIY Wonosari, serta sesi foto bersama seluruh peserta. (Rls)




















