KORAN MERAPI — Media digital RayaTimes.id bersama Yayasan Kalimasada Nusantara (YKN) Jakarta resmi berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menyelenggarakan Jogja Cultural Festival (JCF). Rangkaian acara yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Oktober hingga November ini digagas sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta.
Kepastian kerja sama ini didapat usai tim manajemen RayaTimes.id dan YKN diterima langsung oleh Walikota Yogyakarta, Dr. dr. Hasto Wardoyo, di Balaikota Yogyakarta, Kamis (17/9). Dalam arahannya, Walikota Hasto menekankan pentingnya JCF sebagai wadah mengenalkan dan mendekatkan kebudayaan Yogyakarta kepada generasi muda.
“JCF diharapkan bisa menjadi bagian dari perayaan Kota Yogyakarta, sekaligus untuk makin memperkenalkan budaya Yogyakarta kepada kalangan generasi Z dan generasi Alpha,” ujar Walikota Hasto.
Sebagai tindak lanjut arahan Walikota, RayaTimes dan YKN menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama tim Sekretariat Bersama (Sekber) dan tim Pawiyatan Pamong. Tim RayaTimes juga menggelar pertemuan teknis di Ndalem Poenakawan untuk mematangkan konsep kampanye budaya berbasis anak muda tersebut.
Pemimpin Umum RayaTimes.id sekaligus perwakilan YKN, Syahdana Hardjo Baswara, menegaskan komitmen penuh pihaknya dalam mensukseskan gelaran ini, yaitu peran mitra, dimana YKN bertindak sebagai strategic partner pelaksanaan program. Sedangkan pendanaan ini seluruh biaya yang dibutuhkan untuk gelaran JCF ditanggung penuh oleh pihak YKN dan RayaTimes.id.

Kemudian jadwal, dalam hal ini pihak RayaTimes menyerahkan sepenuhnya keputusan tanggal pelaksanaan kepada Pemkot dan Keraton Yogyakarta. “Kami siap menunggu dawuh Gusti Mangku,” pungkas Syahdana.
JCF dinilai sejalan dengan misi pelestarian budaya yang selama ini dijalankan Keraton Yogyakarta, salah satunya melalui program Pawiyatan Pamong pimpinan GKR Mangkubumi. Program yang telah berjalan selama lima tahun ini fokus pada pemahaman tradisi lokal serta penguatan nilai leluhur di era gempuran budaya global.
Menariknya, edukasi budaya dalam rangkaian acara ini juga akan menyentuh sisi modernitas melalui pemanfaatan teknologi terkini, yakni meliputi Pelatihan AI, dimana peserta dan generasi muda akan dibekali pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang diintegrasikan dengan upaya pelestarian budaya Jawa.
Pemanfaatan AI diharapkan dapat membawa tradisi Yogyakarta melintasi batas wilayah hingga dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.
Representative Sekber Poenakawan, Ki Fajar Sudarwo (Ki Jarwo), menyambut hangat sinergi ini. Ia optimistis kehadiran JCF akan membuat perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta tahun ini berlangsung jauh lebih meriah dan berdampak bagi generasi penerus. (Rls)




















