Kamis, 15 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Mendekati Hari Pencoblosan, Ketua Presidium LSM Dewan Kota Pati Sebut Timses Saling Intip Besaran Isi Amplop Lawan

admin by admin
10 Februari 2024
in News
0
Bimbingan petugas KPPS di kabupaten Pati. (Foto / Alwi Alaydrus).

Bimbingan petugas KPPS di kabupaten Pati. (Foto / Alwi Alaydrus).

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Harapan pemilu 2024 tanpa money politik, nampaknya belum bisa terwujud. Menuju tanggal pencoblosan yang tinggal beberapa hari lagu, dimanfaatkan timses caleg untuk saling mengintip besaran isi amplop yang diedarkan pihak lawan.

“Nampaknya, di kalangan masyarakat luas, masih berlaku pedoman hola huwik ola obos (red – tidak ada uang tidak mencoblo,” demikian diungkapkan Ketua Presidium LSM Dewan Kota Pati, H drs Pramudya Budi, Jumat (9/2/2024).

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, pengedaran hadiah yang dilakukan timses untuk calon pemilih sudah berlangsung sejak pekan lalu.

Sejumlah warga mengaku mendapat amplop. Ada yang berisi Rp 25, 100, sampai Rp 150 ribu. Namun ada juga timses yang menyerahkan uang Rp 450 ribu per KK (kepala keluarga). Selain itu, ada pula warga yang menerima hadiah sarung dari timses caleg.

Bahkan di medsos tidak sedikit beredar foto mengenai jenis kiriman yang didapat dari timses caleg.

Saat diwawancarai wartawan, Pramudya membeber jika timses Caleg saling melakukan intip, agar mengetahui berapa isi amplop yang dibagikan timses lain. Besaran isi amplop, akan dijadikan pedoman standar supaya isi amplopnya tidak lebih rendah dibandingkan timses caleg lain.

“Karena kecenderungan pemilih akan memilih isi amplop yang lebih besar disaat yang bersangkutan menerima amplop caleg lebih dari satu. Kondisi yang tidak jauh berbeda juga terjadi pada pemilih, dimana pemilih akan menunggu dapat berapa dan siapa timses caleg yang membagikan amplop yang lebih besar” ujarnya.

Berdasar pantauannya, Pramudya mengungkapkan, hari-haru ini sudah muncul juga kekecewaan dari pemilih yang sudah didaftar timses untuk memilih Caleg tertentu dengan janji besaran isi amplop, ternyata saat dibagikan, isinya tidak sesuai janji timses ketika pendataan” ungkapnya.

“Akibat kondisi yang demikian, bisa menjadikan pemilih yang sudag didata timses caleg tersebut, akan mengalihkan pilihannya ke Caleg lain meski amplop dari timses Caleg yang semula mendatanya, juga diterima” tutur Pramudya.

Sementara itu, petugas pemilu di Pati terus melakukan persiapan. Termasuk diantaranya memberikan bimbingan terhadap KPPS. (Cuk)

 

Tags: Kota PatiLSMPencoblosan

Related Posts

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!
News

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting
News

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM
News

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026
Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)
News

Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

14 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026
Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

Perkuat Budaya Belajar Anak, Pemkot Yogyakarta Gelar Sosialisasi Jam Belajar Masyarakat (JBM)

14 Oktober 2026