KORAN MERAPI – Ratusan jamaah memadati Masjid Al Jumal, Ngelak Lor RT 6, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, untuk melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri 1447 H pada Jumat pagi (20/3/2026). Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, di mana jamaah tidak hanya memenuhi area utama masjid, tetapi juga meluber hingga ke halaman luar.
Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib, Ustadz Nurkholis, S.Pd.I., menyampaikan khotbah mendalam dengan tema “Istiqamah di Tengah Gejolak Zaman”. Dalam pesan spiritualnya, beliau menyoroti tantangan besar yang dihadapi umat Islam di era Revolusi Industri 5.0.

Teknologi Sebagai Sarana Dakwah
Ustadz Nurkholis menekankan bahwa Islam tidak pernah menolak kemajuan zaman. Sebaliknya, umat dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan teknologi agar tidak kehilangan jati diri.
“Teknologi bisa menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan peningkatan kesejahteraan umat jika digunakan dengan bijak. Namun, jangan sampai kita terlena dalam kecanduan digital hingga melalaikan kewajiban kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Nurkholis di hadapan jamaah.
Ia juga mengutip Surah Az-Zumar ayat 9 mengenai pentingnya ilmu pengetahuan, serta mengingatkan jamaah untuk senantiasa bertakwa dan bertawakal sesuai tuntunan Surah At-Talaq ayat 2-3 agar diberikan jalan keluar dari setiap persoalan hidup.
Suasana khidmat menyelimuti jalannya ibadah dari awal hingga akhir. Basuki Suparno, salah satu perwakilan panitia pelaksana, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara meski jumlah jamaah melampaui kapasitas dalam masjid.

“Pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun ini berjalan lancar. Peserta meluber sampai ke luar masjid. Kami dari panitia mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh panitia dan jamaah. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan, serta mengucapkan selamat hari raya, mohon maaf lahir dan batin,” tutur Basuki.
Kegiatan diakhiri dengan tradisi ramah tamah, yang memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Ngelak Lor dan sekitarnya. (Ags)




















