KORAN MERAPI – Dunia pendidikan vokasi dan perkoperasian di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengukir prestasi bangga. SMK Koperasi Yogyakarta secara resmi menerima penghargaan prestisius dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam rangkaian acara yang diselenggarakan di Loman Park Hotel Yogyakarta pada Jumat (31/7/2026).
Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi seremonial, melainkan menjadi komitmen nyata dunia usaha dalam memperkuat fondasi pendidikan vokasi yang sejak awal didedikasikan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang perkoperasian.
Wakil Ketua Umum KADIN DIY Koordinator Bidang III KADIN Indonesia, Hermawan Ardiyanto, menegaskan bahwa dukungan KADIN tidak akan berhenti pada pemberian piagam dan bantuan pembinaan semata. Ke depan, KADIN DIY berkomitmen mendampingi SMK Koperasi Yogyakarta melalui berbagai program strategis, seperti pelatihan manajemen koperasi, program pemagangan, hingga penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemenuhan sarana pendidikan.
“Kami ingin terus meningkatkan kualitas sekolah ini. Harapannya, SMK Koperasi Yogyakarta dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan lembaga pendidikan serupa yang fokus mencetak tenaga profesional di bidang koperasi,” ujar Hermawan.
Ia menambahkan, langkah ini sangat sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tengah gencar mendorong pengembangan model koperasi modern, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Lulusan SMK Koperasi diharapkan siap mengisi kebutuhan manajer dan pengelola koperasi yang profesional di berbagai daerah.
Sementara itu, Kepala SMK Koperasi Yogyakarta, Aris Budiyanto, mengungkapkan rasa haru dan menyebut penghargaan dari KADIN DIY ini memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi seluruh civitas akademika.
“Penghargaan ini seperti menemukan kembali orang tua yang telah lama hilang. Sekolah ini memang lahir dari cita-cita Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, untuk mencetak kader-kader pengelola koperasi yang profesional,” ungkap Aris.
Diresmikan pertama kali pada tahun 1953 sebagai respons atas pesatnya gerakan koperasi di Yogyakarta, SMK Koperasi kini telah berkembang pesat. Berlokasi di Jalan Kapas I Nomor 5 Yogyakarta, sekolah swasta ini memiliki lebih dari 300 siswa aktif dengan empat program keahlian unggulan, yakni: Akuntansi, Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW).
Mayoritas lulusan SMK Koperasi Yogyakarta terbukti berhasil terserap langsung di dunia kerja, menjadi wirausahawan, maupun berkarier di berbagai lembaga koperasi di Indonesia.
Menghadapi persaingan dunia kerja dan era digitalisasi, SMK Koperasi Yogyakarta siap mendukung penuh program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Penghargaan dari KADIN DIY yang diserahkan oleh Sri Sultan HB X ini menjadi momentum krusial untuk meneguhkan kembali jati diri SMK Koperasi Yogyakarta dalam menjaga warisan pemikiran Bung Hatta, membawa koperasi Indonesia semakin maju, modern, dan mandiri. (Rls)




















