KORAN MERAPI – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Masa Bakti 2025-2030 mempunyai agenda tahunan, penyembelihan hewan kurban 1447 H/2026 M.
Rencana penyembelihan hewan kurban di kompleks kantor PWI DIY Jalan Gambiran 45 Yogya, pada Hari Tasyrik terakhir, 30 Mei 2026 mendatang. Pembagian daging kurban seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni untuk sekitar 80 penerima.
Penerima daging kurban antara lain dhuafa/kaum muslimin-muslimat yang tinggal di sekitar kantor PWI DIY Jalan Gambiran Yogya hingga keluarga anggota/mantan anggota PWI DIY yang tersebar di DIY.
Hal tersebut dipaparkan Ketua PWI DIY, Drs H Hudono SH usai rapat pemantapan penyembelihan hewan kurban di kantor PWI DIY, Senin (25/5/2026) siang. Adapun jumlah hewan kurban sampai usai rapat tersebut, sembilan ekor domba/kambing.
“Kami sangat berterima kasih kepada segenap sohibul kurban yang telah memberikan amanah atau mempercayakan penyembelihan kurban kepada panitia Iduladha PWI DIY,” ungkapnya.
Sebagai panitia inti Iduladha/ penyembelihan hewan kurban 1447 H/2026 M di PWI DIY, yaitu Sie. Wartawan Kesejahteraan Sosial dan Kerohanian dengan Koordinatornya, HM Sobirin.
Suatu hal disyukuri pula, sebut Hudono, sejumlah pengurus/anggota maupun mitra PWI DIY, selain menjadi sohibul kurban, juga memberikan donasi untuk operasional penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban.
Sejumlah pihak yang sudah membantu donasi, yaitu Bank BPD DIY, Ahmad Syauqi Soeratno (DPD RI), Bima Setya N (HIPPI DIY) dan Haryawan Emir (HIPPI Kota Jogja)
Sebagai sohibul kurban yang sudah terdata yaitu: (1). Hudono, (2). Mataram Utama FC, (3). Reza Dwiki Purwita bin Sigit Purwita dan (4). Ngabdul Wakid.
Ada lagi, (5). Achiel Suyanto, (6). KRKB Gembira Loka Zoo, (7). Syarief Guska Laksana, (8). Nuryadi dan (9). Lazismu DIY. Sejumlah domba/kambing ada yang diantar ke kantor PWI DIY.
HM Sobirin berharap, seperti tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di kompleks kantor PWI DIY dapat berjalan lancar. Kegiatan tersebut juga memberi banyak manfaat maupun barokah.
“Alhamdulillah, sebagai petugas jagal hingga kelet hewan kurban sudah ada yang menyanggupi. Untuk kulit hewan kurban, kami sumbangkan ke salah satu panti asuhan di Yogya,” ungkapnya. (Rls)




















