KORAN MERAPI — Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Yogyakarta resmi memiliki nahkoda baru. Melalui Rapat Luar Biasa Pengurus Pleno yang digelar di Aula Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta pada Selasa (28/7/2026), Gregorius Sri Wuryanto Prasetyo Utomo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum FPRB Kota Yogyakarta untuk melanjutkan periode kepengurusan 2025–2029.
Rapat luar biasa ini diselenggarakan untuk melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) guna mengisi kekosongan posisi Ketua Umum sebelumnya, Arief Noor Hartanto, yang kini mengemban tugas baru di Jakarta. Langkah ini diambil sesuai dengan ketentuan Keputusan Walikota (Kepwal) Nomor 126 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Pj Walikota Yogyakarta, Sugeng Purwanto.

Jalannya rapat dipimpin oleh Harris Syarif Usman dan dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Yogyakarta, Noor Hidayat, dengan didampingi Sekretaris Badan, Muhammad Agus Maryanto.
Dalam sambutannya, Kalak BPBD Kota Yogyakarta, Noor Hidayat, menegaskan pentingnya penguatan kesiapsiagaan masyarakat mengingat geografis dan kondisi Kota Yogyakarta yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai potensi bencana, seperti gempa bumi, banjir, hingga kebakaran.
“Kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor kunci dalam upaya penanggulangan bencana secara cepat dan tepat. Ketangguhan masyarakat adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang aman, tangguh, dan berdaya dalam menghadapi berbagai bencana,” ujar Noor Hidayat.
Ia juga berharap kepengurusan baru di bawah pimpinan Gregorius Sri Wuryanto dapat memperluas jaringan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi membangun ketahanan bencana yang solid di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

Selain menetapkan Ketua Umum, rapat pleno luar biasa tersebut juga menyepakati jajaran ketua bidang untuk memperkuat jalannya organisasi, adapun struktur organisasinya sebagai Ketua Umum: Gregorius Sri Wuryanto Prasetyo Utomo, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Pengembangan Program: Tri Handoko Putro, Ketua Bidang Advokasi, Regulasi, Kebijakan, dan Pengembangan Organisasi: Harris Syarif Usman dan Ketua Bidang Dana dan Jejaring: Abdul Rifai Halim serta Ketua Bidang Media dan Literasi: Agus Susanto, yang juga dilengkapi dengan anggota dibidangnya masing-masing.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, FPRB Kota Yogyakarta berkomitmen untuk segera melakukan konsolidasi internal serta merancang program-program strategis guna memperkuat edukasi dan literasi kebencanaan di tengah masyarakat. (Rls)



















