KORAN MERAPI – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan apresiasi mendalam serta pengarahan strategis dalam acara peningkatan kapasitas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Kabupaten Gunungkidul. Yang digelar di Kawasan Pantai Nglolang, Rabu (29/7/2026) Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan posisi Sarlinmas Rescue Istimewa (SRI) sebagai garda terdepan keselamatan wisatawan sekaligus mengungkap langkah-langkah besar dalam pembenahan tata kelola pariwisata daerah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gunungkidul, Arisandi Purba, melaporkan bahwa saat ini terdapat 99 anggota Satlinmas Rescue Istimewa yang terbagi dalam dua wilayah operasi.
“Selama semester pertama tahun ini, SRI telah menangani berbagai kejadian, termasuk 5 kecelakaan laut di Wilayah 1 dan 17 kejadian di Wilayah 2.” ungkap Arisandi. Selain laka laut, personel SRI juga aktif memberikan pertolongan bagi wisatawan yang tersengat ubur-ubur (11 korban di Wilayah 1 dan 68 di Wilayah 2) serta layanan ambulans sosial bagi masyarakat sekitar.
Kasatpol PP Gunungkidul menanmbahkan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan, pemerintah telah merencanakan pelatihan vertical rescue dan selam bagi 40 personel yang akan dilaksanakan di Jawa Barat pada tahun 2027. Dalam arahannya Bupati Endah juga menyoroti pentingnya modernisasi peralatan, seperti pengadaan jet ski untuk mempercepat waktu respons penyelamatan, yang diusulkan melalui Dana Keistimewaan (DAIS) maupun dana CSR.

“Keahlian saudara-saudara adalah aset tak ternilai. Ini adalah bentuk investment of human skill yang mutlak diperlukan dalam pembangunan kabupaten kita,” ujar Bupati Endah.
Sarlinmas Rescue Istimewa yang sebagai garda terdepan dalam memberikan keamanan dan kenyamanan, Bupati juga memberikan intruksi untuk kedepan rekan-rekan SRI juga mendapatkan pelatihan terkait tindakan-tindakan awal dalam penanganan medis khususnya seperti wisatawan tersengat ubur-ubur yang belum lama ini kembali ramai.
“Jalin sinergi, kolaborasi dengan RSUD Saptosari, Wonosari dan Puskesmas terdekat, kita siagakan untuk memberikan rasa aman kepada para Wisatawan.” pesan Bupati.
Menutup arahannya, Bupati meminta seluruh anggota SRI untuk terus memegang teguh watak ksatria: Sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh. Bupati berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan dan fasilitas pendukung bagi para personel yang telah mempertaruhkan nyawa demi keselamatan publik di pesisir Gunungkidul.
“Tetaplah tangguh dan bangga melayani, karena saudara adalah malaikat pelindung di Bumi Handayani,” pungkasnya. (Rls)




















