Jumat, 16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dampak ‘Upwelling’ Puluhan Ton Ikan Karamba Waduk Cengklik Boyolali Mati

admin by admin
13 Maret 2024
in News
0
Petani ikan menunjukkan ikan miliknya mati karena dampak upwelling. (Melati- Mulyawan)

Petani ikan menunjukkan ikan miliknya mati karena dampak upwelling. (Melati- Mulyawan)

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Fenomena Upwelling membuat petani Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cengklik Boyolali merugi lebih dari Rp 1 miliar. Akibat fenomena tersebut 31 ton ikan mati mendadak.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, Nurul Nugroho mengatakan fenomena Upwelling mengakibatkan Puluhan ton ikan milik petani keramba di Waduk Cengklik, Boyolali mati. Banyaknya ikan di keramba yang mati diakibatkan fenomena upwelling, dampak cuaca buruk pada hari Sabtu (9/3/2024).

“Hal tersebut mengakibatkan fenomena upwelling atau naiknya massa air dari dasar waduk ke permukaan dengan membawa bahan beracun sisa pakan,” kata Nurul, Selasa (12/3/2024).

Ia menjelaskan pada Minggu (10/3) dilaporkan 80 persen ikan di karamba jaring apung Waduk Cengklik Boyolali mati akibat fenomena upwelling. Laporan terus berlanjut sampai malam dan pada Selasa juga kematian ikan masih terus dilaporkan.

Kelompok Sumber Rejeki Sobokerto dengan total anggota 37 orang melaporkan kematian ikan sebanyak 14 ton. Lalu Kelompok Tirto Panguripan melaporkan sekitar 10 ton milik 21 anggotanya mati.

Kelompok Ngudi Makmur Desa Ngargorejo juga melaporkan ada 7 ton ikan yang mati akibat fenomena upwelling di Waduk Cengklik. “Total 31 ton ikan mati dengan kerugian sekitar Rp 890 juta,” kata dia.

Petani pun diperkirakan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Pasalnya, ikan-ikan yang mati karena upwelling ini, menurut Nurul, merupakan usia siap panen.

Lebih lanjut Nurul mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan inventarisasi dan terus menggelar monitoring. Pihaknya menganjurkan ke petani, kalau bisa petak keramba untuk digeser dulu ke tempat yang lebih aman dari upwelling.

Tindak lanjut akibat kejadian upwelling tersebut yaitu pengurangan pemberian pakan ikan sampai kondisi dan cuaca perairan membaik. “Evakuasi ikan yang mati dari air dilanjutkan dengan penguburan, sebagian diberikan ke ikan lele,” ungkapnya.(Mul)

 

Tags: BoyolalikarambaWaduk Cengklik

Related Posts

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM
News

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026
News

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code
News

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026
News

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026