KORAN MERAPI — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar Apel Bersama Calon Paskibraka Kabupaten dan Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul. Acara yang berlangsung khidmat di Amphitheater Taman Budaya Gunungkidul pada Senin, (3/8/2026) ini, menjadi momentum penguatan jiwa nasionalisme bagi ribuan pemuda terpilih.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul, Wahyu Nugroho dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta apel terdiri dari 72 orang calon Paskibraka tingkat kabupaten dan 1.350 orang Paskibraka tingkat kapanewon. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa gotong royong sesuai nilai-nilai Pancasila.

“Pasirbraka adalah kader pemimpin bangsa yang dipilih melalui proses objektif dan transparan. Tugas mereka bukan hanya mengangkat bendera, tetapi juga mengangkat martabat kebangsaan,” tegas Kepala Kesbangpol dalam laporannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan arahan langsung kepada para peserta. Mengutip pesan Bung Karno tahun 1949, Bupati menekankan pentingnya memiliki “Semangat Elang Rajawali”, sebuah tekad kuat dan semangat yang ulet dalam menjalankan perjuangan mulia.
“Jadilah pemuda yang ulet, yang ototnya kawat dan balungnya besi, namun memiliki hati yang tulus untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi. Jangan menjadi generasi yang lembek, karena di tangan kalianlah nasib bangsa ini diletakkan,” ujar Bupati Endah di hadapan ribuan peserta.
Selain pengarahan, acara ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih tahun 2026. Bendera diserahkan secara simbolis kepada para Panewu dan perwakilan Paskibraka untuk disebarluaskan hingga ke pelosok dusun sebagai simbol kedaulatan dan jati diri bangsa.

Bupati juga mengingatkan para peserta untuk memegang teguh prinsip “Jas Merah” (Jangan Sekali-sekali Meninggalkan Sejarah) agar tidak berdiri di atas kekosongan dalam mengemban tugas pada 17 Agustus mendatang. Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran TNI, Polri, pelatih, serta berbagai instansi pendukung yang telah bersinergi membina putra-putri terbaik Gunungkidul.
Acara ditutup dengan sorakan semangat “Merdeka” yang membahana, menandai kesiapan fisik dan mental para calon Paskibraka untuk mengibarkan Sang Merah Putih dengan gagah di langit Gunungkidul. (Rls)




















