KORAN MERAPI – Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 pada Rabu (5/8/2026). Bertempat di Joglo Resto Njeron Beteng, Jl. Siliran Lor 28 Yogyakarta. Rangkaian acara ini dikemas secara khidmat dan semarak, ditandai dengan pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Sleman dan DPC GPPMP Kabupaten Bantul periode 2026–2031.
Rangkaian agenda diawali dengan Sesi Presentasi dan Display UMKM yang mengenalkan berbagai potensi produk unggulan lokal. Sesi ini diisi oleh Siti Nuryani, yang menjelaskan tentang keberhasilan UMKM di Kabupaten Bantul.
Sedangkan Prof. Nur Indriani, yang menjelaskan tentang destinasi wisata di wilayah Gunungkidul dengan produk spesifik di daerah tersebut, serta Bapak Purdianto yang memaparkan inovasi pemanfaatan bahan lokal, salah satunya pembuatan sabun berbasis alokasi, yaitu buah alpokat.

Selain pemberdayaan ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang edukasi lingkungan hidup melalui Sesi Presentasi Pemanfaatan Air Hujan. Dalam sesi ini, RM. Basyaruddin, S.E., menyampaikan materi mengenai teknologi konservasi serta pemanfaatan air hujan sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT GPPMP, Suharmanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan seluruh pihak hingga acara dapat terlaksana dengan lancar.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan, pengurus GPPMP, peserta, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kebersamaan yang kita bangun pada kesempatan ini menjadi amal baik dan semakin memperkuat persatuan, gotong royong, kemandirian ekonomi kerakyatan, serta semangat Merah Putih,” ungkap Suharmanto.

Usai sambutan panitia, prosesi pelantikan DPC GPPMP Kabupaten Sleman dan DPC GPPMP Kabupaten Bantul dilaksanakan secara resmi. Momen sakral ini ditandai dengan pembacaan ikrar dan janji pengurus, penandatanganan berita acara, serta penyerahan bendera pataka GPPMP kepada masing-masing pengurus kabupaten terlantik.
Sementara itu, Ex-Officio Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional GPPMP Indonesia, Dr. Siti Hadijah, D.Min., D.Th., menyampaikan selamat atas Syukuran 40 Tahun GPPMP (17 Juli 1986 – 17 Juli 2026) dan terlantiknya jajaran DPC di wilayah Bantul dan Sleman. Dalam pemaparannya, ia membeberkan tiga agenda strategis nasional yang tengah diperjuangkan oleh DPP GPPMP, yaitu Monumen Merah Putih & Diorama Perjuangan 14 Februari 1946 di Manado. Sebagai sarana edukasi sejarah dan bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan.
Kemudian Pendirian Institut Teknologi 14 Februari 1946 (ITEF ’46), sebagian Wujud partisipasi aktif mencerdaskan bangsa dan melahirkan generasi unggul berbasis teknologi yang berjiwa nasionalis.

Selanjutya, Produksi Film Layar Lebar, Pembuatan film sejarah berjudul “Berkibarlah Benderaku di Bumi Sulawesi Utara” untuk mengabadikan Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol DIY, Aris Pramono, S.T., mewakili Pemerintah Daerah DIY mengapresiasi peran GPPMP dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kepedulian sosial. Ia mendorong pengurus baru untuk fokus pada tiga pilar utama.
“Saya mendorong agar GPPMP terus memperkuat tiga hal penting: Soliditas Internal, dan Kolaborasi, baik dengan pemerintah maupun elemen masyarakat, serta Inovasi dalam menjawab tantangan zaman. Semangat perjuangan tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus hadir dalam kerja-kerja nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Aris Pramono.

Acara berskala regional ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, ormas, dan tokoh masyarakat, di antaranya, Kasubdit 3 Ditintelkam Polda DIY, Kompol Rahmad Yulianto, S.H., M.Si., Kabid Poldagri Bakesbangpol DIY, Aris Pramono, S.T., Sekretaris Badan Bakesbangpol Bantul, Deni Ngajis Hartono, S.SIP., M.PA., DPP GPPMP Indonesia, Dr. Siti Hadijah, D.Min., D.Th., DPW GPPMP, Herling Tumbel, Pemilik Joglo Resto Njeron Beteng, Stevie S. Wibowo dan Jajaran pengurus DPD/DPC, perwakilan ormas, serta anggota GPPMP se-DIY.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sembari menikmati makan siang bersama, mempererat silaturahmi antar-kepengurusan dari tingkat pusat hingga kabupaten. (Ags)




















