Jumat, 21 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Bupati Gunungkidul Tekankan Sinergi “Gotong Royong” untuk Atasi Masalah Kesehatan bersama Universitas Diponegoro

admin by admin
21 Agustus 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Bupati Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi kepada jajaran Universitas Diponegoro (Undip) atas kesediaan mereka berkolaborasi demi kemajuan daerah. Dalam diskusinya bersama rekan-rekan Undip yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Gunungkidul, Kapanewon Wonosari, Jumat, (21/8/2026), Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Gunungkidul tidak dapat membangun daerah sendirian tanpa adanya sinergi, kolaborasi, dan gotong royong antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Bupati mengutip amanat Bung Karno bahwa gotong royong bukan sekadar identitas, melainkan sebuah keharusan dalam cara kerja pemerintah. Ia memaparkan bahwa meskipun Gunungkidul memiliki potensi besar di sektor pariwisata unggulan, pertanian (sebagai gudang ternak DIY), perikanan, serta UMKM, potensi tersebut harus dikelola agar memberikan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Namun, di balik potensi tersebut, Gunungkidul menghadapi tantangan besar terkait masalah kesehatan mental (kasus bunuh diri) dan krisis air bersih.” ungkap Bupati Endah.

Saat ini, Gunungkidul menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Menko PMK sebagai proyek percontohan penanggulangan bunuh diri di Indonesia. Terkait krisis air, Bupati mengungkapkan bahwa kondisi geografis pegunungan karst membutuhkan sumber daya besar untuk mengelola air purba agar bisa terintegrasi ke rumah tangga.

Sebagai langkah konkret, dijadwalkan pada 26-28 Agustus mendatang, pihak Undip akan mendampingi dalam kerja sama bidang desalinasi air agar Gunungkidul diharapkan mampu memiliki produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sendiri.

Mendampingi diskusi dengan Undip, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, memaparkan potret tantangan kesehatan di wilayahnya yang masih cukup berat. Berdasarkan data yang disampaikan, angka stunting di Gunungkidul mencapai 15,6%**, yang relatif masih tinggi jika dibandingkan dengan wilayah lain di DIY. Selain itu, kasus bunuh diri (gantung diri) mencapai 25 kasus hingga pertengahan 2026, setelah tahun sebelumnya mencatatkan 27 kasus.

“Masalah kesehatan mental ini diperparah dengan temuan penyakit degeneratif yang tinggi, di mana hasil pemeriksaan menunjukkan prevalensi hipertensi di atas 50%, diabetes melitus (DM) di atas 20%, dan kasus stroke mencapai 85%.” papar Ismono, Hal ini berdampak pada tingginya kebutuhan layanan cuci darah (hemodialisa).

Tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah adalah kekurangan tenaga medis dan dokter spesialis secara signifikan. Di tingkat Puskesmas, terjadi kekurangan dokter umum, dokter gigi, hingga tenaga laboratorium dan klinis.

Sementara di RSUD Wonosari (Kelas B), masih terdapat kekosongan dokter spesialis dan subspesialis, seperti dokter onkologi, bedah saraf, dan urologi. Bahkan, Gunungkidul saat ini hanya memiliki satu dokter spesialis jiwa, yang sangat membatasi pelayanan kesehatan mental dan pengurusan surat keterangan rohani.

“Pemerintah daerah berharap melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, kekurangan SDM ini dapat tertutupi melalui program magang, residensi senior, maupun beasiswa spesialis bagi dokter umum.” kata Kepala Dinas Kesehatan.

Menanggapi permasalahan kesehatan di Gunungkidul, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip), menyatakan kesiapan institusinya untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Undip membawa tim ahli yang lengkap, mulai dari spesialis urologi (dengan unggulan penanganan batu saluran kemih), bedah digesti, ahli gizi, hingga pakar keperawatan holistik dan psikiatri.

dr. Yan menegaskan bahwa universitas memiliki tanggung jawab Tri Dharma, di mana hilirnya adalah pengabdian masyarakat untuk menyelesaikan problematika di lapangan. Ia menyoroti bahwa tim psikiatri Undip cukup kuat dan siap diterjunkan baik ke masyarakat maupun untuk penugasan di rumah sakit guna membantu menangani masalah depresi dan kesehatan mental yang tinggi di Gunungkidul.

“Sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi kekurangan dokter di RSUD, Undip menawarkan skema pengiriman PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) senior atau “residensi senior”. kata dr. Yan.

Ia menjelaskan, para residen ini dikategorikan berdasarkan tingkat senioritasnya (label merah, kuning, dan hijau), di mana residen “label hijau” atau yang paling senior dapat membantu pelayanan medis di bawah supervisi, sehingga diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien di Gunungkidul. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi berlanjut pada realisasi program yang terukur. (Rls)

Tags: Bupati GunungkidulEndah Subekti KuntariningsihRSUDSDMUmkmUNDIP

Related Posts

PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana
News

PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

21 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”
News

Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”

21 Agustus 2026
DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi
News

DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

21 Agustus 2026
Gunungkidul Siapkan Apel Besar Hari Pramuka ke-65, Sultan HB X Dijadwalkan Hadir
News

Gunungkidul Siapkan Apel Besar Hari Pramuka ke-65, Sultan HB X Dijadwalkan Hadir

21 Agustus 2026
Peningkatan Kompetensi SDM Museum Se-Bantul
News

Peningkatan Kompetensi SDM Museum Se-Bantul

21 Agustus 2026
SEP Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Bisnis Pesantren
News

SEP Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Bisnis Pesantren

20 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

21 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”

Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”

21 Agustus 2026
DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

21 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Sinergi “Gotong Royong” untuk Atasi Masalah Kesehatan bersama Universitas Diponegoro

Bupati Gunungkidul Tekankan Sinergi “Gotong Royong” untuk Atasi Masalah Kesehatan bersama Universitas Diponegoro

21 Agustus 2026
PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

PWI DIY Usulkan Keselamatan Wartawan Masuk Raperda Penanggulangan Bencana

21 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”

Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat Baru, Tegaskan Meritokrasi dan Budaya “Pamong Ngelayani”

21 Agustus 2026
DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

DPRD DIY Godok Raperda Penanggulangan Bencana, Dorong Mitigasi Lebih Proaktif dan Terintegrasi

21 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Sinergi “Gotong Royong” untuk Atasi Masalah Kesehatan bersama Universitas Diponegoro

Bupati Gunungkidul Tekankan Sinergi “Gotong Royong” untuk Atasi Masalah Kesehatan bersama Universitas Diponegoro

21 Agustus 2026
Gunungkidul Siapkan Apel Besar Hari Pramuka ke-65, Sultan HB X Dijadwalkan Hadir

Gunungkidul Siapkan Apel Besar Hari Pramuka ke-65, Sultan HB X Dijadwalkan Hadir

21 Agustus 2026
Peningkatan Kompetensi SDM Museum Se-Bantul

Peningkatan Kompetensi SDM Museum Se-Bantul

21 Agustus 2026