Minggu, 25 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Sebut Demokrasi RI Alami Kemunduran, Hasto Beberkan 5 Agenda Strategis PDIP di Forum Asia

admin by admin
4 September 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyoroti kemunduran demokrasi (democratic backsliding) dan mengingatkan ancaman populisme otoriter yang berkembang di berbagai negara. Untuk memperkuat ketahanan demokrasi, Hasto menawarkan lima agenda strategis yang antara lain menekankan supremasi hukum, pelembagaan partai politik, hingga penguatan masyarakat sipil.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat memberikan keynote address bertajuk “Democracy in the Age of Authoritarian Populism: Strategy through Party Institutionalization” dalam pembukaan CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia sekaligus 9th CALD Party Management Workshop di Karaton Ballroom, Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

Forum internasional yang diinisiasi Council of Asian Liberals and Democrats (CALD), berkolaborasi dengan PDI Perjuangan dan Friedrich Naumann Foundation (FNF) Asia tersebut diikuti puluhan delegasi dari berbagai negara.

Mengawali pidatonya, Hasto menyampaikan salam dari Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri. Hasto kemudian mengajak peserta meneriakkan salam “Merdeka!” sebelum memaparkan tantangan demokrasi di tengah menguatnya populisme otoriter.

Menurut Hasto, fenomena populisme otoriter kerap menggunakan bahasa dan sentimen kerakyatan untuk memperoleh dukungan. Namun, dalam praktik kekuasaan, fenomena tersebut justru dapat melemahkan institusi demokrasi, menekan kebebasan pers, serta menjauhkan penegakan hukum dari rasa keadilan.

Hasto secara khusus menyinggung dinamika demokrasi Indonesia dan Pemilu 2024.

“Kedaulatan rakyat adalah inti dari jiwa PDI Perjuangan. Apa yang terjadi pada Pemilu 2024 di Indonesia adalah puncak kemenangan bagi populisme otoriter yang dibangun secara bertahap, khususnya sejak periode kedua Jokowi. Norma-norma demokrasi dilanggar, masyarakat sipil diperlemah, dan demokrasi mengalami kemunduran (backsliding),” tegas Hasto di hadapan para delegasi.

Mengutip pemikiran Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt dalam buku How Democracies Die, Hasto mengatakan kemunduran demokrasi dapat terjadi ketika partai politik gagal menjalankan perannya sebagai penjaga gerbang (gatekeepers) demokrasi. Dalam kondisi demikian, menurutnya, kekuasaan berisiko semakin terkonsentrasi dan tersandera kepentingan oligarki.

“Kita sedih dengan realitas ini, namun ini adalah kritik bagi kita semua untuk memastikan demokrasi bekerja dan rakyatlah yang berdaulat,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut sekaligus membangun resiliensi demokrasi, Hasto menawarkan lima agenda strategis yang berangkat dari pengalaman empiris pelembagaan PDI Perjuangan.

Pertama, Strategi Seluruh Lapisan Masyarakat (Whole-of-Society Strategy). Strategi ini menempatkan partisipasi warga negara yang bebas dan aman sebagai fondasi demokrasi. Pada saat bersamaan, lembaga negara harus bekerja secara netral dan akuntabel serta mencegah pemusatan kekuasaan, korupsi, disinformasi, dan personalisasi kekuasaan pada figur tertentu.

Kedua, Supremasi Hukum (Rule of Law). Kepastian dan supremasi hukum harus ditegakkan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, korupsi dan ketidakadilan, sekaligus mengatasi persoalan politik berbiaya tinggi.

Ketiga, Pelembagaan Partai Politik secara Substansial. Hasto menekankan pentingnya membangun institusi internal partai yang demokratis, kaderisasi berjenjang melalui Sekolah Partai, politik berbasis kebijakan (policy-based politics), integritas finansial, serta mekanisme suksesi kepemimpinan yang terukur.

Keempat, Fasilitasi Pemikiran Kritis dan Penguatan Masyarakat Sipil. Demokrasi membutuhkan kebebasan berpendapat dan ruang publik yang sehat. Karena itu, partai politik juga perlu membangun solidaritas dan hubungan yang kuat dengan gerakan masyarakat sipil (civil society).

Kelima, Demokrasi di Sektor Politik dan Ekonomi. Menurut Hasto, demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur politik dan pemilu. Demokratisasi juga harus diwujudkan dalam tata kelola ekonomi yang inklusif dengan orientasi utama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Pada bagian akhir pidatonya, Hasto menayangkan video mengenai gagasan Teori Pelembagaan Partai Pelopor (Avant-Garde Party Institutionalization).

Konsep tersebut menekankan pentingnya pelembagaan secara sistemik agar partai politik memiliki organisasi yang stabil, terprediksi, berakar pada ideologi dan mampu bertahan melampaui ketergantungan terhadap figur individu.

Menurut Hasto, pelembagaan partai menjadi salah satu benteng penting menghadapi kecenderungan politik yang semakin berpusat pada figur sekaligus menjadi jalan untuk mengembalikan partai kepada fungsi utamanya sebagai instrumen kedaulatan rakyat.

“Di dalam forum CALD ini, kita berdiri teguh pada harapan bahwa rakyat biasa dapat mengelola pemerintahannya sendiri, perbedaan diselesaikan tanpa kekerasan, dan keadilan berdiri tegak di atas kekuasaan. Bersama FNF dan CALD, mari kita bangun demokrasi yang semakin matang dan sehat,” pungkas Hasto.

Pembukaan konferensi dipandu Angelina Dewi dan diawali sambutan panitia pelaksana lokal sekaligus politisi muda PDI Perjuangan, Cintya Amanda Labetta Arie Seno. Peserta juga menyaksikan pesan video dari Chairperson CALD Florencio “Butch” Abad serta sambutan Direktur Regional FNF Asia Moritz Kleine-Brockhoff.

Sejumlah politisi muda PDI Perjuangan turut hadir, di antaranya Hanjaya Setiawan, Mohamad Guntur Romli, Trini Puspa, dan Rahma Nur Agnitya Charliyan. Hadir pula jajaran DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta serta sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan di wilayah Yogyakarta, termasuk Hasto Wardoyo dan Endah Subekti Kuntariningsih. (Rls)

Tags: Hasto KristiyantoKoranmerapi.idMegawatiPDI PerjuanganRoyal Ambarrukmo

Related Posts

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan
News

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

25 Oktober 2026
Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z
News

Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z

25 Oktober 2026
Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY
News

Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY

25 Oktober 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern
News

Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern

25 Oktober 2026
Perebutan Pengaruh Kini Merambah Ruang Informasi, Gubernur Lemhanas Ingatkan Peran Pers
News

Perebutan Pengaruh Kini Merambah Ruang Informasi, Gubernur Lemhanas Ingatkan Peran Pers

25 Oktober 2026
Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga
News

Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga

24 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

25 Oktober 2026
Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z

Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z

25 Oktober 2026
Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY

Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY

25 Oktober 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern

Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern

25 Oktober 2026
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat Gembleng Banteng Jogja, Kaderisasi Perkuat Ideologi Pancasila Dalam Praktek Kehidupan

25 Oktober 2026
Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z

Ganjar Pranowo Gembleng Banteng Jogja: PDIP Harus Mendengarkan Suara Gen-Z

25 Oktober 2026
Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY

Wartawan Udin Layak Jadi Pahlawan Nasional, Wamensos Beri Banyak Masukan ke PWI DIY

25 Oktober 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern

Tingkatkan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern

25 Oktober 2026
Perebutan Pengaruh Kini Merambah Ruang Informasi, Gubernur Lemhanas Ingatkan Peran Pers

Perebutan Pengaruh Kini Merambah Ruang Informasi, Gubernur Lemhanas Ingatkan Peran Pers

25 Oktober 2026
Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga

Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga

24 Oktober 2026