KORAN MERAPI – Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan pentingnya disiplin, integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi aparatur sipil negara (ASN). Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan kepada pegawai Kapanewon Nglipar di Bangsal Paseban, Kapanewon Nglipar, Rabu (21/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga memberangkatkan bantuan air bersih dari Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) sebanyak 50 tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Dalam arahannya, Endah menegaskan bahwa pembinaan ASN bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat komitmen aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurut dia, kedisiplinan ASN tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kehadiran tepat waktu. Disiplin juga harus tercermin dalam kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan, serta kemampuan memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas kepada masyarakat.

ASN, kata Endah, harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat, bukan justru menambah beban melalui prosedur yang berbelit, respons lambat, maupun sikap pelayanan yang kurang ramah.
“Saya minta seluruh ASN di Kapanewon Nglipar meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja. Pahami tugas masing-masing, bangun koordinasi yang baik serta selesaikan pekerjaan secara terukur dan tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi.
Karena itu, seluruh ASN diminta menghindari praktik pungutan liar, gratifikasi, dan segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara jujur, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Kewenangan adalah tanggung jawab, bukan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.
Selain disiplin dan integritas, Endah meminta jajaran Kapanewon Nglipar membangun budaya kerja yang saling menghormati, terbuka terhadap evaluasi, serta berorientasi pada hasil. Pimpinan diharapkan mampu memberikan keteladanan, sedangkan setiap pegawai perlu memiliki inisiatif dan kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi.
Ia menekankan bahwa kapanewon merupakan salah satu garda terdepan pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, kualitas pelayanan di tingkat kapanewon turut menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Endah meminta semangat “Pamong Nglayani lan Ngayomi” diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Prinsip melayani harus diwujudkan melalui kemudahan dan kepastian pelayanan, sedangkan mengayomi berarti hadir dengan kepedulian serta membantu menyelesaikan persoalan masyarakat tanpa membeda-bedakan.
Menurutnya, keberhasilan kinerja pemerintah tidak semata-mata diukur dari jumlah laporan yang diselesaikan atau kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan bekerja sekadar menggugurkan kewajiban. Bekerjalah dengan kesadaran bahwa setiap tugas yang kita tunaikan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan daerah,” katanya.
Untuk memastikan pembinaan berjalan efektif, Endah meminta Panewu Nglipar beserta jajarannya melakukan pengawasan secara konsisten, mengevaluasi kinerja secara objektif, serta melaksanakan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Ia berharap pembinaan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diikuti perubahan nyata dalam perilaku kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
*Asperindo Salurkan 50 Tangki Air Bersih*
Selain pembinaan ASN, kegiatan di Bangsal Paseban tersebut juga ditandai dengan pemberangkatan bantuan air bersih dari Asperindo sebanyak 50 tangki.
Bantuan ini menjadi bagian dari dukungan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Penyaluran bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Pemberangkatan bantuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.
Melalui pembinaan aparatur dan dukungan bantuan air bersih, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap kualitas pelayanan publik terus meningkat, sementara kebutuhan masyarakat dapat direspons melalui kerja sama dan kepedulian berbagai pihak. (Rls)



















