Senin, 20 April 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

MUI DIY Gelar Seminar dan Lokakarya Keluarga Tangguh dan Asyik

Dorong Ketahanan Keluarga

admin by admin
24 November 2024
in News
0
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) D.I.Yogyakarta melalui Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga menyelenggarakan seminar dan lokakarya dengan tema ‘Membangun Keluarga Tangguh dan Asyik bagi Anak’ Sabtu, 23 November 2024 di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta, dihadiri 90 peserta dari berbagai organisasi dan latar belakang.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MUI Yogyakarta Habibah Mustofa menyampaikan bahwa agenda ini diadakan untuk beberapa tujuan, diantaranya mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik, terutama dalam mengatasi konflik keuangan, mengelola anggaran rumah tangga, dan merencanakan keuangan jangka panjang. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memahami pentingnya menjalin kelekatan orang tua dengan anak-anak mereka sehingga orang tua menjadi figur yang positif, menyenangkan, dan suportif.

“Orang tua diharapkan dapat belajar cara menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, membangun komunikasi yang efektif dengan anak, serta memahami cara-cara kreatif dan positif dalam menghadapi berbagai situasi pengasuhan sehari-hari,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Profesor Machasin, Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI DI Yogyakarta ketika memberikan sambutan pembukaan. Ia menekankan adanya perbedaan yang dialami oleh generasi saat ini dengan generasi yang lalu. Bagi Machasin, menjadi keluarga yang asyik tidak pernah terpikirkan di generasinya. “Dulu asyiknya itu bukan di keluarga, namun di lingkungan karena bisa bermain, berenang, dan berkegiatan dengan teman lainnya,” kisahnya. Namun saat ini situasinya berbeda, terutama bagi keluarga yang memilih untuk tinggal di perkotaan.

“Ada kecenderungan saat ini anak-anak mencari keasyikan melalui gawainya,” lanjutnya. Ia sekaligus mencontohkan bahwa anak-anak masa kini sebenarnya lebih dekat dengan orangtuanya, salah satunya ditandai banyaknya orang tua yang mengantar anak mereka ke sekolah. Akan tetapi pada kenyataannya komunikasi antara anak dan orang tua tidak terjalin secara baik karena anak lebih suka bermain gawai.

Acara ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai latar belakang. Asmar, seorang psikolog keluarga, menyampaikan materi terkait pentingnya suami, istri, dan anak memahami peran, fungsi, dan tugas masing-masing dalam keluarga. Pemahaman dasar mengenai keluarga adalah pondasi awal untuk membangun keluarga yang resiliensi. Ia sekaligus menyinggung persoalan ketahanan ekonomi yang menjadi faktor penting dalam ketahanan keluarga.

“Pertama-tama, kita harus bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan,” ucapnya. Selain itu, sebuah keluarga perlu mengatur keuangan dengan baik, meningkatkan mutu pendidikan keluarga, hingga meningkatkan kemampuan atau skills.

Sementara Maya Fitria membawa materi terkait tantangan-tantangan keluarga di era masa kini. Psikolog yang juga sekaligus pengurus Yayasan Ali Maksum Krapyak itu menyoroti hadirnya internet membawa dampak positif dan negatif. Positifnya, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan akses informasi terkait apapun. Namun internet adalah rimba yang bisa menyajikan konten apapun, termasuk konten-konten negatif yang berpotensi membawa dampak buruk.

“Apalagi ada kecenderungan kita bukan lagi menjadi masyarakat komunal, namun individualis,” ujarnya. Individualisme ini menjadi sekat-sekat sosial yang membuat masyarakat, terutama perkotaan, tidak lagi mengenal lingkungan sekitarnya.

Pemateri ketiga Fatma Amalia yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Muslimat DIY menambahi pentingnya membangun keluarga sakinah dengan prinsip keadilan, keseimbangan, dan ketersalingan atau mubadalah. Ia juga menegaskan bahwa keluarga sakinah menjamin beberapa hal, seperti tidak ada kekerasan dalam bentuk apapun, menjamin tumbuh kembang setiap anggota keluarga, hingga terpenuhinya kebutuhan dasar masing-masing.

“Ketika mendidik anak, kita tidak perlu cemas apakah anak kita kelak menjadi anak yang baik. Justru kita perlu mencemaskan diri, apakah kita bisa menjadi orang tua yang baik?” ucapnya.

Terakhir, pegiat gender Sarjoko S. memungkasi dengan penjelasan pentingnya orang tua menjadi teman bagi anaknya. Saat ini model kepengasuhan yang efektif adalah kepengasuhan otoritatif di mana orang tua memberi ruang bagi anak untuk berpendapat, sekaligus memberi tawaran yang sifatnya rekomendasi, bukan paksaan. Gaya kepengasuhan yang serba memaksa kurang sesuai dengan karakter anak saat ini.

Terkait digitalisasi, Sarjoko S. menyebut bahwa media digital sudah jadi realitas yang perlu dihadapi, bukan ditakuti. “Kita perlu membangun gerakan moderasi digital sebagai bentuk pendewasaan digital bagi para penggunanya agar internet bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutupnya. (***)

Tags: Keluarga TangguhKoranmerapi.idMUI DIYSemiloka

Related Posts

Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji
News

Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

19 April 2026
BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat
News

BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

19 April 2026
Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta
News

Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

19 April 2026
Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif
News

Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

19 April 2026
Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa
News

Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

19 April 2026
Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan
News

Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

19 April 2026

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    19 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    19 April 2026
    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    Soliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baru di Yogyakarta

    19 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    Ketua Umum DePA-RI Terkait Kasus Pelecehan Seksual Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI): Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inkusif

    19 April 2026
    Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

    Kongres BMT Indonesia Hasilkan Pengurus Baru: Kokohkan Peran APEX dan Dorong Ekonomi Umat dari Desa

    19 April 2026
    Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

    Transformasi BMT 2026: Membangun Ekosistem Ekonomi Umat yang Mandiri dan Berkelanjutan

    19 April 2026
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    Gotong Royong dan Rasa Memiliki Jadi Kunci Kemajuan Padukuhan Mrican, Begini Penjelasan Dukuh Sumarji

    19 April 2026
    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    BMT Nasional 2026: Transformasi Digital dan Sinergi Baru demi Kemandirian Ekonomi Umat

    19 April 2026
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522