Selasa, 8 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

PWI DIY Prihatin Adanya Pemerasan oleh Wartawan Gadungan

Hudono menegaskan, tindakan memeras, mencuri, mengancam, dan semacamnya bukanlah tindakan profesional wartawan, sehingga tidak dilindungi UU Pers (UU No 40/1999), melainkan perbuatan kriminal yang dapat diproses melalui mekanisme hukum pidana

admin by admin
16 Februari 2025
in News
0
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – PWI DIY prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya kasus dugaan pemerasan yang dilakukan enam orang wartawan gadungan di Sleman. “Kita mendukung jajaran Polresta Sleman yang bertindak tegas memproses hukum enam orang wartawan gadungan hanya berbekal kartu pers dari media yang masih belum jelas sertifikasinya, ” kata ketua PWI DIY Hudono yang didampingi ketua PWI Sleman Wisnu Wardhana dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Aris Herbandang, Minggu (16/2) di sela-sela pelaksanaan jalan sehat dan senam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan PWI Sleman.

Hudono menegaskan, tindakan memeras, mencuri, mengancam, dan semacamnya bukanlah tindakan profesional wartawan, sehingga tidak dilindungi UU Pers (UU No 40/1999), melainkan perbuatan kriminal yang dapat diproses melalui mekanisme hukum pidana.

“Berkaitan itu saya mengingatkan teman-temen wartawan, khususnya anggota PWI, lebih khusus lagi yang wilayah kerjanya di Kabupaten Sleman, merapatkan barisan, menjaga marwah PWI, dengan menaati kode etik jurnalistik dan UU Pers. Wartawan profesional, harus bekerja untuk kepentingan publik, dengan menghasilkan berita yang berimbang, akurat dan bermanfaat. Di sisi lain, masyarakat yang mengalami pengancaman, pemerasan, dari wartawan gadungan, tak perlu ragu untuk lapor polisi. Tindakan semacam itu bukanlah kerja jurnalistik sehingga serahkan saja pada aparat penegak hukum,” paparnya.

Senada dengan Hudono, Wisnu juga mengaku prihatin, apalagi kejadiannya di Sleman. “Saya tanya teman-teman wartawan Sleman, mereka mengaku tidak mengenal para pelaku. Tetapi apapun itu, mereka telah mencemarkan profesi wartawan,” katanya.

Wisnu mengajak wartawan Sleman untuk tetap solid dan tetap menjaga marwah wartawan dengan menaati kode etik jurnalistik. “Kalau kita solid, saya yakin kita bisa bersama-sama menerangi wartawan yang tidak jelas tersebut,” katanya.

Aris Herbandang sangat menyayangkan atas kejadian pemerasan yang dilakukan 6 oknum wartawan tersebut. Tindakan tersebut bukan sikap profesionalitas dan jauh dari etika jurnalis yang sudah masuk ranah tindak pidana.

“Kami sebagai mitra dari teman-teman wartawan sangat prihatin atas kejadian tersebut. Walaupun demikian saya masih berkeyakinan tindakan oknum tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kepercayaan publik kepada media, karena rekan-rekan media yang profesional dan memegang kode etik profesi jurnalis/wartawan sangat jauh lebih banyak,” katanya. Pria yang akrab disapa Bandang tersebut berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi khususnya bagi media-media pewarta untuk lebih serius dalam melakukan supervisi dan pengawasan terhadap wartawannya yang ditugaskan di lapangan.

Komunikasi yang baik antara media-media dengan para mitranya baik pemerintah ataupun non pemerintah perlu terus dilakukan untuk meminimalisir potensi terulangnya kejadian serupa. Literasi juga perlu terus diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengetahui apabila hal ini terjadi kepada institusi atau pribadi harus melapor ke mana.(***)

Tags: Koranmerapi.idPWI DIYPWI SlemanWartawan gadungan

Related Posts

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’
News

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore
News

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana
News

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul
News

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
News

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026
Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal
News

Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal

6 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026