KORAN MERAPI — Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar puncak perayaan 100 hari kerja Wali Kota Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan melalui Festival Quick Wins: 100 Hari 100 Perubahan, yang berlangsung meriah di Taman Budaya Embung Giwangan, Umbulharjo, Sabtu malam (24/5/2025).
Acara dimulai sejak sore hari dengan pentas seni jathilan oleh kelompok Satria Muda Budaya Yogyakarta, dilanjutkan pembukaan resmi Quick Wins, Festival Quick Wins, hingga pagelaran wayang kulit lakon Dewa Ruci oleh dalang Ki Anom Sucondro yang menghadirkan bintang tamu Den Baguse Ngarso.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan, jajaran Ketua dan anggota DPRD Kota Yogyakarta, Kapolresta Yogyakarta, jajaran Forkopimda Kota Yogyakarta, para kepala dinas, akademisi, ketua-ketua LPMK, serta masyarakat Giwangan dan sekitarnya yang memadati lokasi acara hingga dini hari.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama 100 hari kerja, pihaknya telah berhasil merealisasikan 162 program percepatan (quick wins) yang dilaksanakan oleh 32 OPD dan 14 kemantren se-Kota Yogyakarta.

“Setiap OPD dan kemantren wajib membuat minimal tiga program perubahan nyata. Program-program ini bukan seremonial, melainkan bentuk kerja nyata untuk mewujudkan pemerintahan yang berdampak dan hadir bagi masyarakat,” ujarnya.
Hasto juga menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan program, dengan mengutip pepatah Jawa “Sopo sing nandur bakal ngundhuh”, yang mengajak seluruh pihak untuk bekerja keras dan ikhlas demi kemajuan Kota Jogja.
Ditempat yang sama, Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo juga meluncurkan program Perpustakaan Digital dari Dinas Perpustakaan dan Kersipan Kota Yogyakarta. Program ini diluncurkan dalam rangka memudahkan masyarakat untuk mengakses dan membaca buku melalui digitalisasi.
Sementara itu Wakil Rektor UGM sekaligus sosiolog, Arie Sujito, yang menjadi juri penilai program percepatan, mengapresiasi inisiatif ini namun juga menekankan perlunya indikator pengukuran dampak serta kesinambungan implementasi. “Harapannya perubahan ini bisa benar-benar mengubah tatanan dari bawah, bukan hanya rutinitas,” tuturnya.

Pada malam tersebut, Pemkot Yogyakarta juga memberikan penghargaan Quick Wins kepada 10 perangkat daerah dan BUMD terbaik, yaitu: Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Dinas Pemberdayaan KB dan BPKAD
Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba kebersihan wilayah tingkat kota Yogyakarta 2025: Juara 1: Kelurahan Gunungketur (Pakualaman), Juara 2: Kelurahan Rejoinangun (Kotagede), Juara 3: Kelurahan Ngampilan (Ngampilan), Harapan 1: Kelurahan Giwangan (Umbulharjo), Harapan 2: Kelurahan Patehan (Kraton) dan Harapan 3: Kelurahan Bumijo (Jetis).

Puncak acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit yang berhasil memukau penonton. Dalang Ki Anom Sucondro membawakan lakon Dewa Ruci, yang mengandung nilai spiritual dan filosofi mendalam, disambut antusias oleh masyarakat dan disaksikan langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran pejabat lainnya.
Melalui Festival Quick Wins ini, Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, berdampak, dan berkelanjutan demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Yogyakarta. (Ags)



















