KORAN MERAPI — Upaya memperkuat pendidikan karakter di tengah masyarakat, Kemantren Umbulharjo melalui program Pendamping Jam Belajar Masyarakat (JBM) menyelenggarakan workshop bertajuk “Penanaman Nilai Karakter melalui Kegiatan Jam Belajar Masyarakat” pada Jumat siang (13/06), bertempat di Ruang Rapat Umbultirto, lantai 2 Kemantren Umbulharjo.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para pendamping JBM kelurahan, kader PKK Pokja II baik di tingkat Kemantren maupun Kelurahan, pengelola taman baca, serta perwakilan pemuda. Workshop ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat belajar di lingkungan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada anak-anak dan remaja.
Dalam sambutannya, Kepala Jawatan Sosial Kemantren Umbulharjo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. “Penanaman nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial tidak cukup hanya dari sekolah. Lingkungan juga harus turut andil membentuknya,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber Dr. Yudan Hermawan, M.Pd., dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang memantik diskusi interaktif mengenai berbagai permasalahan sosial yang dihadapi anak-anak dan remaja masa kini. Para peserta diajak untuk menggali solusi berbasis peran serta masyarakat, khususnya melalui kegiatan Jam Belajar Masyarakat yang selama ini menjadi ruang alternatif pendidikan nonformal.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh kembali semangat gotong royong dalam membangun budaya belajar di masyarakat. Lebih dari itu, JBM diharapkan menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini, demi mewujudkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan berakhlak mulia. (Rls)



















