KORAN MERAPI – Suasana meriah dan penuh semangat gotong royong mewarnai gelaran Kadipaten Fair 2024 yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Juni 2024, di Jalan Basahan, Kelurahan Kadipaten, Kemantren Kraton, Yogyakarta. Ajang tahunan ini resmi dibuka oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, SE, MM, yang sekaligus meluncurkan Musrenbang Elektronik, inovasi digital pertama dari LPMK Kelurahan di Indonesia.
Peresmian Kadipaten Fair turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Ir. Muh Sofyan, MPP Kemantren Kraton Sumargandhi, Danramil Mayor CPM Septi Rahmawati, Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, SH, Lurah Kadipaten Suparman, SSos, serta para Ketua Kampung dan Ketua RW se-Kadipaten.
Kehadiran Wawan Harmawan disambut istimewa oleh Bregada Jagabaya Kadipaten Kidul yang dipimpin Komandan Trimulyani, menambah kekhidmatan acara pembukaan. Suguhan seni tradisional oleh kelompok tari Habib Wicaksana dengan tarian Golek Clunthang dan Tangkasing Ajurit membuka rangkaian pertunjukan seni warga.
Dalam sambutannya, Wawan Harmawan menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsep pariwisata kawasan Kraton, khususnya Kadipaten, melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Saya ingin duduk bersama Pak MPP Kraton, Lurah, dan LPMK Kadipaten untuk membangun konsep pariwisata yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua LPMK Kadipaten, Haryawan Emir Nuswantoro, menegaskan bahwa Kadipaten Fair bukan sekadar bazar UMKM, tetapi juga ruang ekspresi seni budaya dan kompetisi warga seperti Lomba Karaoke dan Flashmob. Pada kesempatan ini pula, ia memperkenalkan Musrenbang Elektronik, platform digital yang memungkinkan warga menyampaikan usulan pembangunan secara online, baik fisik maupun non-fisik. “Ini pertama kalinya di Indonesia sistem digitalisasi Musrenbang diterapkan oleh LPMK tingkat kelurahan,” jelas Haryawan dengan bangga.
Gelaran Kadipaten Fair semakin semarak dengan Fashion Show busana batik dan tenun oleh Toko Batik Luwes Putra, yang menghadirkan para tokoh warga dan perangkat kelurahan sebagai peragawan-peragawati. Lurah Suparman, Ketua LPMK, serta perangkat kelurahan tampil percaya diri di atas panggung, memikat antusiasme ratusan warga yang memadati area acara.
Puncak kemeriahan di hari Minggu (22/6) ditandai dengan Senam Massal dan Lomba Flashmob yang melibatkan hampir 200 peserta. Flashmob dipandu oleh Kampung Menari dengan tarian Jampi Jogja, dan didukung doorprize menarik dari para anggota DPRD DIY dan Kota Yogyakarta.
Menutup rangkaian acara, LPMK Kadipaten membagikan bibit sayuran kepada para Ketua PKK RT sebagai bagian dari kampanye ketahanan pangan keluarga. “Nandur sing dipangan, mangan sing ditandur,” ajakan sederhana namun bermakna yang digaungkan Haryawan Emir Nuswantoro.
Kadipaten Fair 2024 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan inovasi dapat membentuk ekosistem masyarakat yang kuat, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh elemen masyarakat Kadipaten yang telah bergotong royong menyukseskan agenda ini – mulai dari Pokdarwis, Kampung Wisata, Karang Taruna, Forum UMKM, hingga Forum lansia. (Ags)



















