KORAN MERAPI — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945, DPD Masyarakat Indonesia Maju (MIM) dan DPC Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Yogyakarta menggelar Sarasehan dengan tema “Membangun Ekonomi Kerakyatan Indonesia”, Kamis (26/6/25) di Griya UMKM Kota Yogyakarta, Jl. Tamansiswa No. 39 Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50-an pelaku UMKM yang tergabung dalam HIPPI Kota Yogyakarta dan forum UMKM Kemantren Mergangsan dengan narasumber utama, yaitu Drs Kadri Renggono, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Yogyakarta, Dr. (Cand.) Ariyanto, SE, MM, Ketua DPD HIPPI DIY sekaligus Direktur Utama Bakpia Jogkem Grup dan Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE, pengusaha Ketua DPC HIPPI Kota Yogyakarta.

Sarasehan ini menekankan pentingnya ekonomi kerakyatan sebagai sistem yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yakni usaha mandiri masyarakat dalam mengelola sumber daya secara swadaya demi memenuhi kebutuhan hidup tanpa merugikan pihak lain. Sektor ini lebih dikenal sebagai UMKM dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Dalam paparannya, Drs Kadri Renggono, MSi menyoroti tingginya kesenjangan ekonomi di Yogyakarta yang menurutnya harus dijawab dengan kebijakan inklusif, bukan sekadar “nrimo ing pandum”. Ia menegaskan perlunya kepastian hukum dan perlindungan dalam berusaha, serta komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak.
Sementara itu, Dr. (Cand.) Ariyanto, SE, MM, memaparkan pengalaman bisnisnya yang tumbuh dari kepercayaan masyarakat. Melalui Bakpia Jogkem Grup, ia kini mengelola 4 outlet pusat oleh-oleh yang juga memberdayakan UMKM lokal melalui konsep open kitchen, sekaligus berjejaring dengan pengusaha dari Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul dan Kulon Progo serta luar DIY.
Sedangkan Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE berbagi perjalanan bisnisnya sejak usia sekolah dasar di bidang batik, percetakan, hingga properti. Dikatakan, bahwa pelaku usaha mikro dan kecil ini harus didampingi sekelompok Mentor yang mampu memberikan advis dan solusi tentang manajemen usaha. Maka pengusaha HIPPI haruslah mengambil peran dalam pendampingan pelaku usaha kecil di 14 Kemantren.
Sebagai hasil keputusan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC HIPPI Kota Yogyakarta, dalam acara ini juga dilakukan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Mentoring Manajemen Bisnis-UMKM oleh Assekda Perekonomian Drs. Kadri Renggono, M.Si.

Struktur Satgas Mentoring ini sebagai Pengarah yaitu Drs. Suhartono,ST dan Dr. (Cand.) Ariyanto, SE, MM, dan Satgas dipimpin langsung sebagai Koordinatonya Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE, yang beranggotakan seluruh pengurus DPC HIPPI Kota Yogyakarta.
Satgas ini akan bertugas di 14 Kemantren se-Kota Yogyakarta dan tujuannya adalah memberikan pendampingan dan mentoring manajemen bisnis kepada para pelaku UMKM agar memiliki spirit, skill entrepreneur, serta solusi atas permasalahan manajemen bisnis praktis.
Ketua DPC HIPPI Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian HIPPI dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis UMKM yang sejalan dengan semangat Pancasila. Kolaborasi ini diharapkan turut mempercepat kemajuan sektor UMKM dan pariwisata sebagai penggerak pembangunan daerah. (Ags)


















