KORAN MERAPI – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 dengan kegiatan rekreasi bersama di kompleks wisata Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat (11/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh Ketua PWI DIY, Hudono, bersama Agus Susanto (Seksi Bidang Organisasi), dan Yulia Puspitasari (Staf Eksekutif) PWI DIY. Hadir pula seluruh anggota IKWI DIY yang memanfaatkan momentum ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.
Ketua IKWI DIY, Hj. Sri Suryawidati Idham Samawi, menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila sebelumnya perayaan dilakukan secara daring melalui Zoom dan mengenakan kebaya, tahun ini IKWI DIY menyambut surat edaran dari pusat untuk menyelenggarakan kegiatan secara mandiri di tiap daerah.

“Ulang tahun IKWI sebenarnya tanggal 19 Juli, tapi karena satu dan lain hal, kita majukan hari ini. Alhamdulillah meski pertemuan formal sering tak dihadiri banyak orang, tapi kalau dolan (rekreasi) semua semangat. Kita menabung tiap bulan, dan dari situ kita bisa mandiri menggelar acara ini. Setelah ini, tabungan dilanjut lagi agar bisa dolan bareng di kesempatan berikutnya,” ungkap Hj. Sri Suryawidati.
Ia juga menambahkan, kegiatan kali ini dipilih di luar ruangan agar memberikan suasana yang lebih santai dan menyenangkan. Salah satu momen spesial dalam acara ini adalah pemotongan tumpeng, yang kemudian diserahkan kepada anggota termuda, Mba Ayi, sebagai simbol regenerasi dan semangat kebersamaan.
Ketua PWI DIY, Hudono, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap acara serupa bisa terus berlanjut secara berkala, tidak hanya saat peringatan ulang tahun saja.
“Acara ini sungguh cerah dan membahagiakan. Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Terima kasih kepada Ibu Idham Samawi yang terus membangun semangat silaturahmi di IKWI DIY. Semoga IKWI DIY tetap berdaya dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kami dari PWI selalu mendukung karena sejarah IKWI tak bisa dipisahkan dari PWI,” ujar Hudono.

Rangkaian acara semakin meriah dengan adanya senam bersama, tari sipong-sipong, serta atraksi jago kluruk yang dipandu oleh Ibu Eni Sumadi. Nuansa kekeluargaan, tawa, dan semangat terasa kental sepanjang kegiatan berlangsung. (Ags)



















