KORAN MERAPI – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) DIY resmi memperkenalkan program HIPPI Happy Inspiration di Kantor Wakil Walikota Yogyakarta, Balai Kota Yogyakarta, Rabu (23/7/2025) siang. Program ini menjadi langkah strategis HIPPI DIY dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan perguruan tinggi.
Ketua DPD HIPPI DIY, Dr (Cand) Ariyanto SE MMPar, menyampaikan bahwa program ini terinspirasi dari data rendahnya rasio pengusaha di Indonesia, yang baru mencapai sekitar 3,4%. Padahal untuk menjadi negara maju, idealnya angka tersebut berada di kisaran 7-14%.
“Kami dari HIPPI ingin hadir langsung ke kampus-kampus, menyebarkan inspirasi dan semangat wirausaha. Salah satu bentuk konkritnya adalah talkshow inspiratif yang dikemas menarik, bahkan kami menggandeng komedian Setyawan Tiada Tara, agar lebih mengena ke mahasiswa,” jelas Ariyanto.
HIPPI DIY juga melibatkan tokoh-tokoh pengusaha di bidang kuliner, pariwisata, hotel, resto, hingga event organizer. Tujuannya, agar mahasiswa tidak hanya belajar teori kewirausahaan, tetapi juga menyerap langsung pengalaman dari praktisi di berbagai bidang usaha.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Hermawan SE MM, menyambut positif inisiatif HIPPI DIY. Ia bahkan menawarkan kolaborasi strategis melalui program Pemerintah Kota seperti Satu Kampung Satu Universitas dan Satu Kampung Satu Komunitas.
“Saya mengajak HIPPI masuk ke wilayah konkret. Misalnya, Kelurahan Mantrijeron bisa dijadikan pilot project. Di sana sudah ada wisata, pasar, UMKM, dan unsur religius yang kuat. Kalau Jogja itu miniatur Indonesia, maka Mantrijeron adalah miniatur Jogja,” ujar Wawan.
Ia juga menyarankan agar HIPPI terlibat dalam pengembangan kawasan seperti rooftop Pasar Prawirotaman, yang bisa dijadikan ruang kreatif anak muda. Termasuk menciptakan konten hiburan edukatif seperti talkshow dagelan yang menarik namun tetap informatif.
“HIPPI harus menampilkan diferensiasi dari ormas lain. Kita dorong konsep Living with Local, memperkuat identitas budaya, kuliner, dan gaya hidup lokal sebagai kekuatan ekonomi,” imbuhnya.
Di audiensi tersebut, komedian Yogyakarta Setyawan Tiada Tara yang turut hadir, menyampaikan rencana kolaborasi dengan HIPPI untuk membuat program komedi-informasi. Format acara akan berupa hiburan 70% dan sosialisasi 30%, yang dikemas dalam bentuk talkshow lucu namun tetap sarat makna.
“Intinya, kita bikin hiburan yang mengandung informasi. Nanti narasumbernya juga dari tokoh-tokoh penting seperti bupati, pejabat, dan pelaku usaha. Salah satu lokasi yang disiapkan adalah Embung Giwangan,” ungkap Setyawan.
Sebagai bagian dari rangkaian program, HIPPI DIY juga berkolaborasi Koperasi Seniman Budayawan Yogyakarta (KOSETA) untuk menggelar Pasar Merdeka pada 28 hingga 31 Agustus 2025 mendatang. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai UMKM lokal dan diharapkan bisa menjadi agenda tahunan jika sukses.
“Kami ingin Pasar Merdeka bukan hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga ruang bertemunya pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat. Jika berhasil, akan jadi program berkelanjutan,” pungkas Ariyanto.
Saat audiensi tersebut, dari jajaran DPD HIPPI hadir Ketua DPD HIPPI DIY, Dr (Cand) Ariyanto, SE, MMPar, Sekretaris DPD HIPPI DIY, Ahmad Rifai, SE, Wakil Sekretaris DPD HIPPI DIY, Anyka Susanti Yanuari, SIP, Ketua Bidang OKK DPD HIPPI DIY, Agus Susanto, SE, Sekretaris DPC HIPPI Kota Yogyakarta Luthfi Alfikri, ST dan Setyawan Tiada Tara, Komedian Jogja yang berkolaborasi dengan DPD HIPPI DIY di acara HIPPI, Happy to Inspiration mendatang.
Dengan program-program ini, HIPPI DIY berharap dapat membangun semangat nasionalisme ekonomi, memperkuat peran pelaku UMKM lokal, dan menjadikan Yogyakarta sebagai pusat inspirasi wirausaha di Indonesia. (*).



















