KORAN MERAPI — “Golf itu seperti hidup dan usaha. Kadang pukulan kita bagus, kadang meleset. Yang penting jangan berhenti mencoba,” ujar H. Eko Prayitno, SE., MBA, Bos Holding Company PT Pesona Cipta. Kalimat itu meluncur lirih namun penuh arti, seolah merangkum filosofi perjalanan panjang perusahaannya yang kini genap berusia 35 tahun.
Filosofi itu pula yang mewarnai Gobar (Golf Bareng) Silaturahmi Anniversary 35 Tahun PT Pesona Cipta, akhir pekan lalu. Sebanyak 124 pegolf dari berbagai kota tumpah ruah di Merapi Golf Cangkringan. Di bawah latar megah Gunung Merapi, suasana turnamen terasa lebih dari
sekadar kompetisi. Tawa, sapa akrab, hingga obrolan bisnis mengalir cair di fairway.
Bagi Eko Prayitno, golf adalah olahraga yang unik. “Asyiknya golf itu justru karena dia bukan sekadar olahraga fisik, tapi olahraga rasa dan pikiran,” ujarnya. Setiap ayunan menuntut konsentrasi, kesabaran, dan strategi membaca arah. Jalan kaki antarlubang menjaga tubuh tetap sehat, sementara suasana lapangan memberi ruang relaksasi.
Lebih dari itu, golf selalu menghadirkan kebersamaan. Obrolan ringan di lapangan kerap menjadi pintu masuk silaturahmi. “Kompetitif, tapi tetap fun. Satu pukulan buruk malah jadi bahan tawa bersama,” kata Eko.
Momen HUT itu menjadi ajang temu para pengusaha profesional, mitra, relasi bisnis, hingga sahabat Eko Prayitno, yang datang dari Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Jakarta, hingga Sumatera dan Sulawesi. “Kami ingin HUT ini bukan hanya seremoni, tapi juga silaturahmi. Dengan golf, suasana jadi lebih cair,” tutur Eko.

Dari bola yang meluncur di udara hingga canda yang pecah di green, semua menggambarkan perayaan hangat yang melampaui batas seremoni. Inilah pertemuan energi positif, jejaring yang terus tumbuh, sekaligus rasa syukur atas perjalanan tiga setengah dekade Pesona Cipta.
Didirikan pada 1989, PT Pesona Cipta memulai kiprah di jasa outsourcing. Krisis 1997–1998 pernah mengguncang, tetapi perusahaan mampu bertahan dengan fondasi utama: kepercayaan. “Yang kami jaga sejak awal adalah trust. Kalau mitra percaya, insyaallah usaha bisa bertahan,” ujar Eko.
Kini, Pesona Cipta tak hanya bergerak di outsourcing, tapi juga merambah properti, perkapalan dan kuliner. Usia 35 tahun menjadi tonggak bukan hanya karena bertahan, melainkan juga karena berhasil membangun relasi bisnis yang solid.
Merapi Golf Cangkringan dipilih karena keindahan sekaligus tantangannya. Kontur berbukit, fairway rapi, dan panorama Merapi yang megah memberi pengalaman bermain yang tak terlupakan. “Lapangan ini bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menguji strategi permainan,” kata Eko.
Turnamen dibagi dalam beberapa kategori, dari kelas profesional hingga fun golf. Sponsor seperti BPD DIY dan Selera Sang Raja Resto ikut memeriahkan acara dengan doorprize dan kuliner khas.
Bagi Eko, golf adalah metafora kehidupan bisnis. Ada bunker, ada rintangan, ada green yang harus dicapai. Dibutuhkan fokus, kesabaran, dan strategi untuk menembusnya. “Kalau saya lihat ke belakang, perjalanan ini bukan hanya tentang usaha, tapi juga tentang persaudaraan,” ucapnya.
Dengan semangat itu, kami menatap masa depan. Seperti bola golf yang diarahkan menuju hole berikutnya, perusahaan ini siap melangkah lebih jauh, membawa energi baru, jejaring yang makin luas, dan komitmen menjaga kepercayaan. (Rls)



















