KORAN MERAPI — Dalam menyemarakkan dan memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, warga RT 25 RW 7 Kadipaten, Kraton, Yogyakarta menggelar Upacara Penghormatan Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat dan unik pada Minggu sore, 17 Agustus 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di halaman Balai RW 7 Kadipaten Kraton dan diikuti oleh seluruh warga dengan penuh semangat.
Keunikan dari upacara ini terletak pada penggunaan bahasa Jawa oleh seluruh petugas upacara. Mulai dari pembawa acara, petugas upacara, komandan pleton, hingga pemimpin upacara semuanya menggunakan bahasa Jawa, termasuk pula perintah baris-berbaris (aba-aba) dan naskah sambutan yang disampaikan pemimpin upacara.
Dalam sambutannya, Ketua RT 25 Sugeng Hartanto menyampaikan bahwa upacara ini tidak hanya untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya, khususnya bahasa Jawa.
“Maksud dan tujuan dari upacara dengan bahasa Jawa ini adalah untuk membiasakan masyarakat, terutama generasi muda, menggunakan bahasa Jawa dengan baik dan benar. Saat ini banyak anak-anak yang sudah jarang menggunakan bahasa Jawa. Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini, bahasa Jawa tetap bisa hidup, bahkan dikenal hingga internasional,” jelas Sugeng Hartanto.
Peserta upacara pun tampil dengan berbagai kostum yang menambah warna dalam kegiatan ini. Mulai dari seragam sekolah SD, SMP, SMA, hingga pakaian tradisional Jawa, menunjukkan semangat keberagaman dan kebersamaan warga RT 25.

Salah satu peserta, Ibu Tanti Putranti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan warga RT 25. Ia menyebutkan bahwa selain mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan dan semangat gotong royong warga.
“Upacara ini menyenangkan dan penuh semangat. Ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap negara, sekaligus sebagai cara kami nguri-uri (melestarikan) budaya Jawa,” ujar Khoireta Alya Ananda, siswi SMA yang turut menjadi peserta.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pawai karnaval keliling wilayah RW 7 Kadipaten dengan rute sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Pawai ini semakin menambah kemeriahan peringatan HUT RI ke-80 di kampung tersebut.
Dengan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya lokal, warga RT 25 RW 7 Kadipaten Kraton membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan semangat kemerdekaan. (Ags)



















